Badai Goretti Lumpuhkan Eropa: Listrik Padam, Salju Tebal, Sekolah Ditutup

Last Updated: 10 January 2026, 04:56

Bagikan:

Badai Goretti Eropa
Badai Goretti melumpuhkan sejumlah negara Eropa dengan salju tebal, listrik padam, dan transportasi terganggu, memicu kekacauan aktivitas warga di tengah musim dingin ekstrem. Sumber gambar: Protothema English
Table of Contents

Badai musim dingin Goretti melanda sejumlah negara di Eropa Barat dan Eropa Utara pada awal Januari 2026. Fenomena cuaca ekstrem ini membawa salju tebal, angin kencang, serta suhu ekstrem yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Sejumlah negara seperti Prancis, Inggris, Jerman, dan Belanda dilaporkan mengalami gangguan serius pada infrastruktur dan layanan publik. (Protothema English, 2026)

Badai Goretti menjadi salah satu badai musim dingin paling signifikan pada awal tahun ini. Dampaknya tidak hanya terasa pada sektor transportasi dan kelistrikan, tetapi juga memicu penutupan sekolah serta peringatan keselamatan bagi warga, termasuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Eropa. (Detik News, 2026)

Dampak Badai Goretti Eropa

Pemadaman Listrik Massal

Badai Goretti Eropa menyebabkan ratusan ribu rumah tangga di Prancis, Inggris, Jerman, dan Belanda mengalami pemadaman listrik. Jaringan listrik dilaporkan rusak akibat terpaan angin kencang dan salju tebal yang menumbangkan pohon serta merusak infrastruktur. (Protothema English, 2026) Kondisi ini membuat banyak wilayah mengalami kegelapan selama berjam-jam hingga berhari-hari.

Pemadaman listrik tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, termasuk terganggunya pemanas ruangan di tengah suhu dingin ekstrem. Otoritas setempat mengerahkan petugas darurat untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak.

Transportasi Udara dan Kereta Api Lumpuh

Gangguan transportasi menjadi salah satu dampak paling signifikan dari badai Goretti. Layanan penerbangan di sejumlah bandara utama Eropa terpaksa dibatalkan atau ditunda akibat jarak pandang rendah dan landasan pacu tertutup salju. (Liputan6.com, 2026) Kondisi serupa juga terjadi pada layanan kereta api yang dihentikan sementara demi keselamatan penumpang.

Badai Goretti membawa gangguan salju dan es yang meluas di Eropa Barat. (Travel and Tour World Indonesia, 2026) Banyak pelancong terjebak di bandara dan stasiun kereta, sementara operator transportasi berupaya menyesuaikan jadwal di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Sekolah Ditutup dan Aktivitas Publik Dibatasi

Selain transportasi dan kelistrikan, badai Goretti Eropa juga berdampak pada sektor pendidikan. Sejumlah sekolah di Inggris dan wilayah Eropa lainnya ditutup sementara sebagai langkah pencegahan. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruangan dan mengikuti peringatan cuaca yang dikeluarkan otoritas meteorologi.

Peringatan Pemerintah dan Imbauan untuk WNI

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri turut mengeluarkan imbauan kepada WNI yang berada di Eropa agar meningkatkan kewaspadaan. WNI diminta memantau perkembangan cuaca, menghindari perjalanan tidak mendesak, serta mengikuti arahan otoritas setempat demi keselamatan. (Detik News, 2026)

Badai Goretti Eropa menunjukkan betapa besar dampak cuaca ekstrem terhadap kehidupan modern. Pemadaman listrik, lumpuhnya transportasi, dan penutupan sekolah menjadi gambaran nyata risiko yang harus dihadapi masyarakat saat badai musim dingin melanda.

Ikuti berita internasional lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi terkini, terpercaya, dan relevan mengenai peristiwa global yang berdampak luas, termasuk perkembangan cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /