Doa Qunut – Salah satu doa yang dibaca dalam salat Subuh, tepatnya setelah ruku’ pada rakaat terakhir. Dalam momen berdiri tersebut, seorang Muslim memohon pertolongan, bimbingan, dan rahmat Allah SWT. Doa ini menjadi bentuk ketundukan dan pengakuan seorang hamba atas kebesaran-Nya, sekaligus sarana untuk meminta perlindungan dari segala keburukan.
Selain itu, doa qunut juga mengandung nilai spiritual yang tinggi karena di dalamnya terdapat permohonan agar Allah memberikan petunjuk, kemudahan, dan perlindungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Bacaan ini bukan hanya rutinitas dalam salat, tetapi juga ungkapan hati yang penuh kesungguhan dan harapan kepada Sang Pencipta.
Hukum Membaca Doa Qunut
Membaca doa qunut hukumnya sunnah menurut mazhab Syafi’i dan Maliki. Hal ini dijelaskan dalam Kitab Al-Fiqh ‘ala al-madzahib al-khamsah karya Muhammad Jawad Mughniyah. Sedangkan Imam Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar menggolongkan bacaan qunut sebagai sunnah muakkad, yakni amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Salah satu hadis yang menjadi dasar kesunahan membaca doa qunut adalah riwayat dari Anas bin Malik:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا زَالَ رَسُولُ اللهِ يَقْنُتُ فِي الْفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا
Artinya: “Diriwayatkan dari Anas Ibn Malik, ia berkata, Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut ketika salat Subuh hingga beliau wafat.” (HR Ahmad) (Zalora Indonesia Blog, 2025)
Bacaan Doa Qunut Pendek dan Panjang
1. Doa Qunut Pendek
Berdasarkan Kitab Al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, berikut bacaan qunut versi pendek:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ.
Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalits.
Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi.”
2. Doa Qunut Panjang
Berikut versi panjang yang juga biasa dibaca dalam salat Subuh:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيْمَنُ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمّي وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَ سَلَّم
“Allaahummahdinii fiiman hadaita, wa ‘aafinii fiman ‘aafaita, wa tawallanii fii man tawallaita, wa baarik lii fiimaa a’thaita, wa qinii bi rahmatika syarra maa qadhaita fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaika, wa innahu laa yadzillu man waalaita, wa laa ya’izzu man ‘adaita, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita, fa lakal hamdu ‘alaa maa qadhaita, astahgfiruka wa atuubu ilaika, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin-nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa alihi wa shahbihi wasallama”
Artinya: “Ya Allah, berikanlah aku petunjuk seperti orang-orang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan, seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Limpahkanlah keberkahan kepada apa saja yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dengan kasih sayang-Mu dari segala keburukan apa-apa yang telah Engkau putuskan (tetapkan), karena sesungguhnya Engkau-lah yang memberikan ketentuan dan tidak ada yang bisa memberikan ketentuan (keputusan) atas diri-Mu. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau berikan kekuasaan, dan tidaklah akan mulia orang yang telah Engkau musuhi, Maha Berkah lah Engkau dan Maha Luhur lah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang telah Engkau tetapkan. Aku mohon ampun dan bertobat kepada-Mu. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan (sholawat) atas diri junjungan kami. Nabi Muhammad, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya.” (Zalora Indonesia Blog, 2025)
Tata Cara Membaca Doa Qunut
- Mengangkat Kedua Tangan – Imam Nawawi menjelaskan bahwa mengangkat kedua tangan saat membaca doa qunut adalah sunnah, sebagai tanda kerendahan hati dan pengharapan kepada Allah SWT.
- Tidak Disunnahkan Mengusap Wajah – Setelah selesai membaca doa, langsung dilanjutkan gerakan sujud tanpa mengusap wajah. Jika imam berhenti sejenak saat membaca, makmum dapat berzikir atau diam dengan tenang.
- Membalikkan Tangan Saat Menolak Bala – Ketika meminta agar dijauhkan dari bala, disyariatkan membalikkan tangan dengan telapak menghadap ke bawah. Namun saat berdoa meminta kebaikan, telapak tangan menghadap ke atas (Zalora Indonesia Blog, 2025).
Makna dan Keutamaan Membaca Doa Qunut
Doa qunut memiliki makna mendalam yang mencerminkan hubungan spiritual antara hamba dan Tuhannya. Di dalamnya terkandung pesan tentang kepasrahan, permohonan ampun, dan doa agar senantiasa diberi petunjuk.
Keutamaan membaca doa qunut antara lain:
- Menumbuhkan keikhlasan dan tawakal.
- Memohon perlindungan dari musibah dan bencana.
- Menguatkan keimanan serta memperkokoh rasa syukur dan sabar.
Penutup
Doa qunut adalah amalan yang diajarkan Rasulullah SAW dan memiliki banyak hikmah mendalam bagi setiap muslim. Melalui doa ini, umat Islam diajak untuk selalu memohon bimbingan dan rahmat Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan mereka.
Jangan lewatkan berbagai inspirasi seputar ibadah dan amalan sunnah! Simak artikel menarik di Garap Media yang membahas keislaman serta kehidupan sehari-hari.
Referensi:
- Zalora Indonesia Blog. (2025). Bacaan Doa Qunut Subuh Arab, Terjemahan, dan Tata Caranya. Retrieved from https://www.zalora.co.id/blog/fashion/muslimwear/bacaan-doa-qunut-subuh-arab-terjemahan-dan-tata-caranya/
