Apresiasi untuk Fajar/Fikri Usai Laga Ketat di Final Denmark Open 2025

Last Updated: 20 October 2025, 03:11

Bagikan:

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri tampil penuh semangat di final Denmark Open 2025 meski harus puas sebagai runner-up. Sumber gambar: PBSI
Table of Contents

Apresiasi untuk Fajar/Fikri Usai Laga Ketat di Final Denmark Open 2025

Pertarungan sengit tersaji di final Denmark Open 2025, ketika ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, menghadapi pasangan Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi. Laga yang berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, pada Minggu (19/10) malam waktu setempat, menjadi salah satu duel paling menegangkan di sepanjang turnamen.

Meskipun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 18-21, 21-15, 19-21, penampilan Fajar/Fikri tetap menuai banyak apresiasi dari publik dan pecinta bulu tangkis Tanah Air atas perjuangan keras mereka di lapangan. (Liputan6, 2025)


Jalannya Pertandingan Final Denmark Open 2025

Gim Pertama: Jepang Awali dengan Tekanan

Di gim pembuka, Fajar/Fikri sempat tertinggal setelah pasangan Jepang tampil disiplin dengan pertahanan rapat dan serangan tajam dari Kobayashi. Meskipun sempat menyamakan kedudukan 17-17, beberapa kesalahan kecil di poin-poin akhir membuat Fajar/Fikri kehilangan gim pertama dengan skor 18-21. (Liputan6, 2025)

Gim Kedua: Fajar/Fikri Bangkit dengan Dominasi

Tidak ingin menyerah begitu saja, pasangan Indonesia bangkit di gim kedua. Kombinasi smes keras dari Fajar dan refleks cepat Fikri di depan net membuat pasangan Jepang kesulitan. Gim kedua berhasil diamankan Fajar/Fikri dengan skor 21-15, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan. (Antara News, 2025)

Gim Ketiga: Pertarungan Ketat Hingga Akhir

Gim penentu menjadi ajang adu mental antara kedua pasangan. Skor terus ketat sejak awal hingga 19-19, namun kesalahan pengembalian dan serangan cepat dari Hoki/Kobayashi membuat pasangan Jepang akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 21-19. (Liputan6, 2025)

Fajar/Fikri terlihat kecewa usai pertandingan, namun tetap menunjukkan sportivitas tinggi dengan memberikan selamat kepada lawan mereka. Publik Indonesia pun memberikan apresiasi besar atas performa mereka yang nyaris mengantarkan gelar ke Tanah Air.


Hadiah dan Dampak terhadap Ranking Dunia

Sebagai runner-up, Fajar/Fikri membawa pulang hadiah sebesar USD 22.260 atau sekitar Rp 357 juta. Sementara itu, pasangan juara Hoki/Kobayashi menerima hadiah utama senilai USD 46.800. (Antara News, 2025).

Menurut data BWF, hasil runner-up di turnamen Super 750 seperti Denmark Open memberikan kontribusi sekitar 9.350 poin, yang menjadi modal penting menuju kejuaraan akhir musim World Tour Finals di Desember mendatang.


Laga final Denmark Open 2025 menjadi bukti bahwa Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri masih menjadi salah satu ganda putra paling kompetitif di dunia. Kekalahan tipis dari Hoki/Kobayashi bukan akhir, melainkan motivasi baru untuk tampil lebih kuat di turnamen berikutnya.

Terus ikuti kabar terbaru seputar bulu tangkis dan prestasi atlet Indonesia lainnya hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /