Apakah Minum Matcha Bisa Sebabkan Anemia?

Last Updated: 20 September 2025, 00:00

Bagikan:

apakah minum matcha bisa sebabkan anemia
apakah minum matcha bisa sebabkan anemia
Table of Contents

Matcha telah menjadi minuman populer di kalangan pecinta teh hijau, terkenal karena kandungan antioksidannya yang tinggi dan efek menyehatkan tubuh. Namun, beberapa orang mulai bertanya-tanya apakah konsumsi matcha berlebihan dapat memicu anemia.

Dalam artikel ini, kita akan membahas hubungan antara matcha dan anemia, mengulas fakta ilmiah serta tips aman dalam mengonsumsi matcha agar tetap mendapatkan manfaat kesehatan tanpa risiko kekurangan darah.


Apa itu Matcha dan Kandungan Nutrisinya

Matcha adalah teh hijau bubuk yang berasal dari daun teh Camellia sinensis. Berbeda dengan teh hijau biasa, matcha dikonsumsi seluruh daunnya sehingga kandungan nutrisi seperti katekin, kafein, dan mineral menjadi lebih tinggi.

Kandungan Antioksidan

Matcha kaya akan antioksidan, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang dapat membantu melawan radikal bebas dan mendukung sistem imun.

Kandungan Zat Besi

Meski mengandung mineral penting, matcha juga memiliki senyawa tannin yang dapat mengikat zat besi non-heme dari makanan lain, sehingga potensi penyerapan zat besi bisa berkurang.


Apakah Matcha Bisa Memicu Anemia?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau yang tinggi, termasuk matcha, bisa memengaruhi penyerapan zat besi. Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi untuk memproduksi hemoglobin yang cukup.

Mekanisme Penyerapan Zat Besi

Tannin dalam matcha dapat mengikat zat besi non-heme dari sumber nabati. Jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan kaya zat besi, penyerapan zat besi bisa menurun, terutama pada individu yang sudah memiliki risiko anemia.

Risiko pada Kelompok Tertentu

Anak-anak, remaja, dan wanita hamil lebih rentan terhadap anemia. Konsumsi matcha yang berlebihan pada kelompok ini perlu diperhatikan, terutama jika asupan zat besi dari makanan kurang.

Studi Ilmiah Terkini

Sebuah penelitian dalam Journal of Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau 2-3 kali sehari dapat mengurangi penyerapan zat besi sekitar 30%. Namun, efek ini lebih signifikan pada individu dengan diet rendah zat besi.


Tips Aman Mengonsumsi Matcha

Meski ada potensi memengaruhi penyerapan zat besi, matcha tetap aman dikonsumsi dengan beberapa strategi.

1. Konsumsi Terpisah dari Makanan Kaya Zat Besi

Minum matcha setidaknya 1-2 jam sebelum atau sesudah makan yang kaya zat besi seperti daging merah, bayam, atau kacang-kacangan.

2. Kombinasikan dengan Vitamin C

Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, sehingga menambahkan jeruk atau stroberi saat mengonsumsi matcha dapat mengurangi risiko anemia.

3. Batasi Jumlah Konsumsi

Tidak lebih dari 2 cangkir matcha per hari dianjurkan untuk menghindari gangguan penyerapan zat besi sekaligus menjaga kesehatan jantung dan tidur.


Matcha adalah minuman sehat yang kaya antioksidan, tetapi konsumsi berlebihan bisa memengaruhi penyerapan zat besi dan meningkatkan risiko anemia pada individu tertentu. Mengatur waktu konsumsi dan memperhatikan asupan zat besi dapat menjaga kesehatan tanpa kehilangan manfaat matcha.

Jika ingin informasi lebih mendalam dan berita kesehatan terkini, jangan lewatkan membaca artikel lainnya di Garap Media untuk tetap update dengan tips dan fakta terpercaya.


Referensi:

  1. https://academic.oup.com/jn/article/133/9/2911/4687070
  2. https://www.healthline.com/nutrition/matcha-green-tea-benefits
  3. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325912

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /