Pengantar: Brainrot, Kata Gaul Baru di Dunia Maya
Kalau kamu aktif di TikTok, Twitter (eh, X?), atau Discord, pasti udah nggak asing lagi dengan istilah “brainrot”. Kata ini sering banget muncul barengan sama topik fandom, karakter fiksi, atau game. Tapi sebenernya, apa sih arti brainrot itu? Kenapa banyak orang bilang mereka “kena brainrot”? Yuk, kita bahas bareng!
Arti Brainrot Secara Harfiah dan Konteks Gaul
Secara harfiah, artinya pembusukan otak. Tapi tenang, ini bukan istilah medis kok. Dalam dunia maya, brainrot adalah kondisi di mana seseorang terlalu terobsesi pada sesuatu sampai nggak bisa mikir hal lain.
Biasanya dipakai buat ngegambarin:
Kecanduan karakter fiksi (misalnya: Gojo dari Jujutsu Kaisen)
Terlalu sering mikirin pairing favorit di anime
Dengerin lagu tertentu nonstop karena ada karakter yang relate
Overanalisis adegan-adegan kecil di film atau game
Contoh penggunaan:
“Gue kena brainrot parah sama Chainsaw Man, tiap hari mikirin Denji.”
Ciri-Ciri Kamu Sudah Kena Brainrot
Fandom jadi hidupmu. Kamu lebih hafal lore karakter daripada pelajaran sejarah.
Setiap hal kecil nyambung ke bias kamu. Liat warna ungu langsung inget ke Kakashi? Fix brainrot.
Timeline kamu penuh fanart & fanfic.
IRL jadi kayak background. Dunia nyata kalah menarik dibanding dunia fiksi.
Kenapa Brainrot Jadi Populer?
Ada beberapa alasan kenapa istilah ini booming:
Relatable banget. Banyak orang ngalamin, tapi nggak punya kata buat ngegambarin perasaannya.
Fandom culture yang makin kuat. Terutama di kalangan Gen Z.
Memeable. Kata ini gampang dipakai buat bikin meme atau ekspresi yang dramatis tapi lucu.
Apakah Itu Buruk?
Enggak selalu. Itu bisa jadi bentuk ekspresi cinta kita terhadap sesuatu. Tapi kalau udah mulai ganggu aktivitas sehari-hari atau bikin kamu susah fokus, mungkin perlu dikurangin sedikit.
Tips nguranginnya:
Bikin jadwal digital detox
Cari aktivitas lain yang juga menyenangkan (baca buku, olahraga ringan)
Sharing secukupnya di fandom group, jangan sampai lupa dunia nyata
Kesimpulan
Fenomena ini bukan hal baru, tapi sekarang punya istilah yang catchy dan relateable. Selama masih dalam batas sehat, menikmati fandom dengan intens itu sah-sah aja. Tapi inget, dunia nyata juga butuh perhatian kamu.
Kalau kamu ngerasa udah kena, yuk sharing di kolom komentar: lagi brainrot sama siapa sekarang?
Untuk penjelasan lebih mendalam, baca artikel lengkap di sini.
Temukan lebih banyak artikel menarik lainnya hanya di garapmedia.com!
