Apa Itu Brainrot? Fenomena Internet yang Bikin Kita “Rusak” Secara Fandom

Last Updated: 23 April 2025, 07:01

Bagikan:

brainrot
Table of Contents

Pengantar: Brainrot, Kata Gaul Baru di Dunia Maya

Kalau kamu aktif di TikTok, Twitter (eh, X?), atau Discord, pasti udah nggak asing lagi dengan istilah “brainrot”. Kata ini sering banget muncul barengan sama topik fandom, karakter fiksi, atau game. Tapi sebenernya, apa sih arti brainrot itu? Kenapa banyak orang bilang mereka “kena brainrot”? Yuk, kita bahas bareng!

Arti Brainrot Secara Harfiah dan Konteks Gaul

Secara harfiah, artinya pembusukan otak. Tapi tenang, ini bukan istilah medis kok. Dalam dunia maya, brainrot adalah kondisi di mana seseorang terlalu terobsesi pada sesuatu sampai nggak bisa mikir hal lain.

Biasanya dipakai buat ngegambarin:

  • Kecanduan karakter fiksi (misalnya: Gojo dari Jujutsu Kaisen)

  • Terlalu sering mikirin pairing favorit di anime

  • Dengerin lagu tertentu nonstop karena ada karakter yang relate

  • Overanalisis adegan-adegan kecil di film atau game

Contoh penggunaan:

“Gue kena brainrot parah sama Chainsaw Man, tiap hari mikirin Denji.”

Ciri-Ciri Kamu Sudah Kena Brainrot

  1. Fandom jadi hidupmu. Kamu lebih hafal lore karakter daripada pelajaran sejarah.

  2. Setiap hal kecil nyambung ke bias kamu. Liat warna ungu langsung inget ke Kakashi? Fix brainrot.

  3. Timeline kamu penuh fanart & fanfic.

  4. IRL jadi kayak background. Dunia nyata kalah menarik dibanding dunia fiksi.

Kenapa Brainrot Jadi Populer?

Ada beberapa alasan kenapa istilah ini booming:

  • Relatable banget. Banyak orang ngalamin, tapi nggak punya kata buat ngegambarin perasaannya.

  • Fandom culture yang makin kuat. Terutama di kalangan Gen Z.

  • Memeable. Kata ini gampang dipakai buat bikin meme atau ekspresi yang dramatis tapi lucu.

Apakah Itu Buruk?

Enggak selalu. Itu bisa jadi bentuk ekspresi cinta kita terhadap sesuatu. Tapi kalau udah mulai ganggu aktivitas sehari-hari atau bikin kamu susah fokus, mungkin perlu dikurangin sedikit.

Tips nguranginnya:

  • Bikin jadwal digital detox

  • Cari aktivitas lain yang juga menyenangkan (baca buku, olahraga ringan)

  • Sharing secukupnya di fandom group, jangan sampai lupa dunia nyata

Kesimpulan

Fenomena ini bukan hal baru, tapi sekarang punya istilah yang catchy dan relateable. Selama masih dalam batas sehat, menikmati fandom dengan intens itu sah-sah aja. Tapi inget, dunia nyata juga butuh perhatian kamu.

Kalau kamu ngerasa udah kena, yuk sharing di kolom komentar: lagi brainrot sama siapa sekarang?

Untuk penjelasan lebih mendalam, baca artikel lengkap di sini.

Temukan lebih banyak artikel menarik lainnya hanya di garapmedia.com!

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /