Apa Itu Annulment dalam Hukum? Bedanya dengan Perceraian Bikin Kaget!

Last Updated: 23 February 2026, 05:31

Bagikan:

Annulment Hukum
Pembatalan pernikahan bukan sekadar perceraian, annulment menyatakan hubungan itu tak pernah sah sejak awal. Sumber gambar: Getty Images.
Table of Contents

Istilah annulment sering muncul dalam pembahasan hukum keluarga, terutama ketika membicarakan pembatalan pernikahan. Banyak orang masih mengira bahwa annulment sama dengan perceraian, padahal secara hukum keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Untuk memahami secara utuh apa itu annulment, penting melihat definisi dari sumber hukum internasional serta dasar penerapannya, termasuk dalam konteks hukum Indonesia. Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Annulment dalam Perspektif Hukum?

Secara umum, apa itu annulment adalah proses hukum yang menyatakan bahwa suatu pernikahan batal atau tidak sah sejak awal. Artinya, secara legal pernikahan tersebut dianggap tidak pernah ada karena terdapat cacat hukum ketika akad atau pernikahan berlangsung (Britannica, 2026).

Britannica menjelaskan bahwa annulment berbeda dari perceraian. Jika perceraian mengakhiri pernikahan yang sah, maka annulment menyatakan pernikahan tersebut tidak pernah valid sejak awal karena alasan tertentu seperti penipuan, ketidakmampuan, atau pelanggaran syarat hukum (Britannica, 2026).

Penjelasan serupa disampaikan oleh Wex Definitions Team dari Cornell Law School yang menyebut annulment sebagai pernyataan pengadilan bahwa suatu pernikahan bersifat “void” (batal demi hukum) atau “voidable” (dapat dibatalkan) karena tidak memenuhi ketentuan hukum saat dilangsungkan (Law.Cornell.edu, 2022).

Sementara itu, Encyclopedia Pub juga menegaskan bahwa annulment adalah mekanisme hukum yang menghapus status pernikahan secara retroaktif akibat cacat mendasar dalam pembentukannya (Encyclopedia Pub, 2024).

Alasan dan Syarat Annulment

Dalam praktiknya, tidak semua pernikahan dapat dibatalkan. Annulment hanya diberikan jika terdapat alasan hukum yang kuat dan dapat dibuktikan di pengadilan.

Beberapa alasan umum yang disebut dalam literatur hukum antara lain adanya penipuan, paksaan, ketidakmampuan mental, pernikahan di bawah umur tanpa izin sah, atau salah satu pihak masih terikat pernikahan lain (Law.Cornell.edu, 2022).

Britannica juga menekankan bahwa inti dari annulment adalah adanya cacat hukum sejak awal, bukan konflik rumah tangga yang muncul setelah pernikahan berlangsung (Britannica, 2026).

Annulment dalam Konteks Indonesia

Di Indonesia, konsep annulment dikenal sebagai pembatalan perkawinan. Dasar hukumnya merujuk pada ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Pembahasan mengenai dasar hukum dan konsekuensi pembatalan perkawinan di Indonesia perkawinan dapat dibatalkan apabila tidak memenuhi syarat sah perkawinan sebagaimana diatur dalam undang-undang (Legal.ISHA.or.id, 2025).

Dalam praktiknya, pembatalan perkawinan diajukan melalui pengadilan dengan pembuktian bahwa sejak awal terdapat pelanggaran terhadap ketentuan hukum. Putusan pengadilan kemudian menentukan apakah perkawinan tersebut batal demi hukum atau tidak.

Perbedaan Apa Itu Annulment dan Perceraian

Agar tidak terjadi kesalahpahaman, berikut perbedaan utama antara annulment dan perceraian:

Status Hukum

  • Annulment: Pernikahan dianggap tidak pernah sah sejak awal (Britannica, 2026).
  • Perceraian: Pernikahan sah, tetapi diakhiri melalui proses hukum.

Dasar Pengajuan

Annulment didasarkan pada cacat hukum ketika pernikahan terjadi, sedangkan perceraian biasanya didasarkan pada konflik atau ketidakharmonisan yang muncul selama pernikahan berlangsung (Law.Cornell.edu, 2022).

Dampak Hukum

Pembatalan perkawinan tidak serta-merta menghapus perlindungan hukum terhadap anak yang telah lahir dari perkawinan tersebut (Legal.ISHA.or.id, 2025).

Dari berbagai sumber tersebut, dapat disimpulkan bahwa apa itu annulment adalah mekanisme hukum untuk menyatakan pernikahan tidak sah sejak awal karena adanya cacat hukum mendasar. Konsep ini berbeda secara prinsip dengan perceraian yang mengakhiri pernikahan sah.

Memahami istilah ini penting agar masyarakat tidak keliru dalam membedakan pembatalan perkawinan dengan perceraian. Untuk informasi hukum dan isu terkini lainnya, terus ikuti artikel terbaru di Garap Media.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /