Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, mewaspadai kemungkinan virus nipah asal India dan Bangladesh, masuk ke Indonesia melalui transportasi udara. Pengetatan pengawasan penumpang internasional itu dilakukan mulai dari kedatangan internasional.
Selain itu, pengawasan juga dilakukan melalui deklarasi kesehatan pada aplikasi All Indonesia. “Pemantauan tanda dan gejala dengan thermal scanner, observasi visual pada pelaku perjalanan oleh petugas pada pos kesehatan kesehatan di bandara,” kata Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, Rabu (4/2/2026).
Skrining dan Pencegahan di Bandara Soetta
Selain itu, lanjut Naning, hewan yang masuk dari wilayah terjangkit juga diperketat dan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Petugas bandara yang kontak langsung dengan pelaku perjalanan menggunakan masker, sarung tangan, sering cuci tangan pakai sabun atau dengan handsanitizer.
Naning juga mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai hewan penular yang sakit seperti flu, lalu, jika akan memakan buah-buahan mentah agar dicuci bersih dan dikupas. “Bila menemukan buah bekas gigitan kelewawar dan lain-lain agar tidak dimakan,” jelasnya.
Potensi Risiko Virus Nipah di Indonesia
Menurutnya, potensi risiko untuk menyebarnya virus Nipah di Indonesia ada, lantaran hewan-hewan penular virus Nipah, yakni kelelawar dan babi. Apalagi, fatality rate dari virus ini 40 sampai dengan 70 persen. “Gejala tidak spesifik, flu, pilek, nyeri otot, yang parah hingga kejang-kejang,” jelasnya.
Belum Ada Vaksin, Penanganan di Bandara Soetta
Selain itu, berbahayanya virus ini lantaran belum ada vaksin maupun obat yang bisa menanganinya. Untuk itu, jika ditemukan adanya gejala virus tersebut di Bandara Soetta maka akan ditangani sesuai dengan gejalanya saja. “Bila ditemukan penderita, pengobatan diberikan sesuai gejala yang timbul,” katanya.
Penutup
Antisipasi virus nipah melalui perketatan skrining penumpang di Bandara Soekarno-Hatta merupakan langkah penting untuk mencegah masuknya penyakit mematikan ke Indonesia. Kewaspadaan ini diharapkan bisa melindungi masyarakat sejak dini.
Jangan lewatkan berita seputar pencegahan wabah, edukasi medis, kewaspadaan masyarakat, inovasi kesehatan, dan informasi terbaru lainnya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Antisipasi Virus Nipah, Bandara Soetta Perketat Skrining Kesehatan Penumpang. Retrieved from https://www.liputan6.com/news/read/6271885/antisipasi-virus-nipah-bandara-soetta-perketat-skrining-kesehatan-penumpang
