Andien Kenang Awal Karier, Ardhito Pramono Lihat Potensi Ikon Muda di The Icon Indonesia

Last Updated: 7 April 2026, 11:16

Bagikan:

the icon indonesia
Foto: Liputan6
Table of Contents

Industri musik Tanah Air kembali bergairah dengan kehadiran ajang pencarian The Icon Indonesia. Kompetisi ini menghadirkan kolaborasi menarik antara musisi lintas generasi di antaranya Andien dan Ardhito Pramono. Mereka didapuk menjadi juri untuk menyaring bakat-bakat terbaik. Andien menceritakan pengalamannya pertama kali tahu rentang usia para peserta yang akan dinilainya di atas panggung. Ia teringat perjalanan kariernya yang juga dimulai sejak belia.

“Pertama kali dikasih tahu usianya kisaran 13-14 tahun. Itu mengingatkan aku pertama kali masuk industri musik Indonesia,” ujar Andien di SCTV Tower, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Andien melihat ada kemiripan antara perjalanan kariernya dengan yang sedang diperjuangkan para kontestan The Icon Indonesia. Kenangan masa lalu kembali muncul mengingat ia pun mengawali langkah besarnya melalui ajang kompetisi internasional bertahun-tahun silam.

“Mulainya juga dari kompetisi di Asia Bagus. Jadi aku melihat mereka kayak ada satu kesamaan,” kenang Andien.

Menghadapi peserta usia belia sangat menantang bagi Andien dalam memberikan penilaian yang objektif namun tetap membangun. Andien mengaku sangat memahami gejolak perasaan serta beban mental yang dialami anak-anak remaja tersebut saat harus tampil maksimal.

“Jadi merasa empati, rasa deg-degannya, senewennya. Karena secara mental kan banyak hal yang belum kita rasakan,” jelas Andien.

Selain teknik vokal, kematangan emosional faktor penting yang disoroti para juri The Icon Indonesia. Andien menyoroti kesulitan dalam menyampaikan pesan lagu ketika pengalaman hidup seorang penyanyi belum mencapai tahap kedewasaan tertentu.

“Jadi saat membawakan lagu yang butuh pemahaman, sementara kita belum ada di stage life tertentu (itu juga sangat menantang),” tuturnya.

Proses Audisi The Icon Indonesia di Jakarta

Sementara itu, Ardhito Pramono membagikan ceritanya terjun memantau proses audisi yang berlangsung beberapa waktu lalu. Ia melihat antusiasme luar biasa dari para pendaftar yang memadati lokasi audisi di Ibu Kota.

“Kemarin di Jakarta. Waktu itu banyak banget ikon muda yang membawakan lagu sendiri, banyak yang bawakan instrumen,” Ardhito Pramono mengenang.

Potensi Ikon Muda di The Icon Indonesia

Keberanian para peserta menampilkan karya orisinal serta memainkan alat musik menjadi poin plus yang membuat Ardhito Pramono optimistis. Ia menilai potensi besar yang dimiliki anak muda saat ini bisa menjadi modal utama untuk menjadi bintang besar di masa depan.

“Aku lihat di situ potensi menjadi ikon Indonesia. Kerennya ikon-ikon muda ini sudah sangat percaya diri membawakan warnanya sendiri,” Ardhito Pramono memaparkan.

Pertama Kali Masuk Industri

Bicara soal karakter, Ardhito Pramono sendiri dikenal sebagai musisi yang memiliki gaya bermusik khas sejak awal muncul di industri. Ia menceritakan, memiliki wadah yang tepat sangat penting bagi seniman untuk menyalurkan kreativitas secara bebas.

“Pertama kali masuk industri gue merasa punya kolam sendiri untuk bisa berekspresi musik yang gue suka,” ucap Ardhito Pramono.

Penutup

Kehadiran The Icon Indonesia menunjukkan bahwa regenerasi di industri musik Indonesia terus berjalan dengan baik. Pengalaman Andien dan pandangan Ardhito Pramono menjadi gambaran bagaimana talenta muda memiliki peluang besar untuk berkembang. Ajang ini juga menjadi ruang penting bagi generasi baru untuk menunjukkan karakter dan kualitas mereka di panggung nasional.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar hiburan, musik, album terbaru, artis indonesia, industri kreatif, selebritas, tren viral, dan gaya hidup hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /