Amri Nita Tersingkir di Semifinal Korea Open 2025

Last Updated: 28 September 2025, 03:47

Bagikan:

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memberi perlawanan sengit di semifinal Korea Open 2025 sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Feng/Huang. Sumber Gambar: PBSI
Table of Contents

Amri Nita Tersingkir di Semifinal Korea Open 2025

Korea Open 2025 memasuki babak semifinal yang mempertemukan pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (Amri Nita), dengan unggulan pertama dari China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi Amri Nita untuk meraih final pertama di turnamen level Super 500.

Namun, perjalanan mereka harus terhenti. Amri Nita menyerah dua gim langsung dengan skor 20‑22 dan 12‑21 setelah bertarung ketat di gim pertama, memastikan mereka gagal melangkah ke final Korea Open 2025 (Bola.net, 2025).


Jalannya Amri Nita semifinal

Gim Pertama: Nyaris Menang

Pertandingan yang digelar di Suwon Gymnasium berlangsung menegangkan sejak awal. Amri Nita sempat unggul 19‑18 di gim pertama dan memiliki peluang menutup gim, tetapi pasangan China menunjukkan ketenangan di poin-poin kritis. Gim pertama akhirnya ditutup 22‑20 untuk Feng/Huang (Okezone, 2025).

Gim Kedua: Dominasi Lawan

Di gim kedua, Feng/Huang langsung memimpin sejak awal. Tekanan mereka membuat Amri Nita sulit keluar dari tekanan. Skor pun berakhir 21‑12 untuk pasangan China setelah 40 menit pertandingan (Medcom, 2025).


Faktor Penentu Kekalahan

Beberapa faktor memengaruhi hasil pertandingan ini:

  • Momentum Hilang di Gim Pertama – Saat unggul 19‑18, Amri Nita gagal menjaga fokus hingga poin terakhir (Republika, 2025).
  • Kesalahan Sendiri – Banyak poin hilang karena bola mati sendiri, terutama di gim kedua (Liputan6, 2025).
  • Pengalaman Lawan – Feng/Huang adalah juara dunia dan sangat berpengalaman di laga tekanan tinggi (Bola.net, 2025).

Implikasi dan Prospek ke Depan

Meskipun gagal ke final, pencapaian semifinal tetap menjadi kemajuan positif bagi Amri Nita. Mereka mendapatkan poin ranking berharga dan pengalaman menghadapi unggulan dunia. Dengan evaluasi strategi dan mental, mereka berpeluang tampil lebih baik di turnamen mendatang (Medcom, 2025).

Turnamen berikutnya akan menjadi ajang pembuktian apakah pasangan ini mampu memperbaiki catatan pertemuan dan menjaga konsistensi di turnamen level Super 500.


Kekalahan di Amri Nita semifinal Korea Open 2025 tentu menyisakan kekecewaan, tetapi perjuangan mereka menunjukkan potensi besar di ganda campuran. Semifinal ini bisa menjadi pelajaran penting untuk menghadapi kompetisi yang lebih ketat.

Tetap ikuti berita bulu tangkis dan perkembangan atlet Indonesia lainnya di Garap Media. Kami hadir dengan update terbaru dari dunia olahraga untuk Anda.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /