Gembok di Seoul – Menjadi simbol cinta abadi yang membuat banyak pasangan tertarik mengunjungi Bukit Namsan, Korea Selatan. Konon, pasangan yang menggantungkan gembok di pagar besi bawah Menara Seoul cintanya akan langgeng dan tak terpisahkan.
Di lokasi yang sama, tersedia kursi berbentuk hati yang membantu pasangan yang malu-malu jatuh cinta untuk lebih dekat. Bukit Namsan kini tidak hanya menjadi tempat menggantungkan gembok cinta, tetapi juga menawarkan pengalaman romantis seperti menikmati pemandangan kota dari observatorium Menara Seoul dan bersantap di restoran dengan panorama menakjubkan.
Mengapa Banyak Pasangan Menggantungkan Gembok di Seoul?
Simbol Cinta Abadi Lewat Gembok di Seoul
Gembok ini melambangkan komitmen dan kesetiaan antara dua orang. Pasangan menuliskan nama mereka pada gembok sebelum menggantungkannya di pagar, lalu membuang kunci sejauh mungkin dengan harapan cinta mereka tidak terpisahkan. Praktik ini memberikan pengalaman emosional yang kuat bagi pasangan yang ingin merayakan momen istimewa (Intisari, 2018).
Lokasi Romantis di Namsan Tower
Bukit Namsan dipilih karena pemandangan kota Seoul yang menakjubkan, terutama saat malam hari. Menara Seoul setinggi 243 meter memiliki dinding kaca 360 derajat yang memungkinkan pengunjung menikmati panorama kota dari segala arah. Lokasi ini juga dilengkapi restoran dengan harga beragam, mulai dari fine dining hingga yang lebih terjangkau (Kompas, 2016).
Akses dan Fasilitas yang Ingin Memasang Gembok di Seoul
Pengunjung bisa mencapai Bukit Namsan menggunakan bus shuttle Namsan Sunhwan dari beberapa stasiun subway seperti Chungmuro, Seoul, dan Myeongdong. Untuk masuk ke area bukit tidak dipungut biaya, sedangkan observatorium menara memerlukan tiket masuk sekitar 10.000 won atau setara Rp120.000. Bagi pasangan yang tidak membawa gembok sendiri, toko suvenir di menara menyediakan gembok warna-warni yang lucu (Kompas, 2016).
Sejarah dan Popularitas Tradisi
Tradisi gembok terinspirasi dari menara di Tokyo, Jepang. Seorang pasangan asal Seoul yang mengunjungi Tokyo memulai praktik ini di Namsan, dan idenya cepat menyebar di kalangan muda-mudi kota. Fenomena ini bahkan ditayangkan dalam acara ragam Korea We Got Married, di mana para bintang ikut memasang gembok cinta mereka.
Menara Namsan juga menggelar acara tahunan bertajuk Locks of Love setiap 15 Juni, yang mengundang artis untuk ikut merayakan romantisme ini. Tradisi ini tidak hanya populer di kalangan warga lokal tetapi juga turis mancanegara, yang menyukai warna-warni gembok serta stiker yang menempel di gembok tersebut (Intisari, 2018).
Dampak Tradisi terhadap Lingkungan dan Keamanan
Seiring waktu, tumpukan gembok menjadi sangat banyak hingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pagar. Pagar mulai miring akibat berat gembok, bahkan beberapa gembok menutupi pemandangan yang seharusnya bisa dinikmati dari menara. Selain itu, kunci yang dibuang ke bawah menara kadang mengenai pengunjung, sehingga petugas memasang papan larangan untuk mencegah insiden (Intisari, 2018).
Penutup
Fenomena menggantungkan gembok di Seoul merupakan ekspresi unik dari komitmen pasangan yang telah menjadi daya tarik wisata global. Tradisi ini memberikan pengalaman romantis dan emosional yang kuat, sekaligus menambah nilai budaya dan pariwisata kota Seoul.
Temukan destinasi romantis dan tradisi unik dunia di Garap Media. Dapatkan juga inspirasi liburan, tips budaya, dan pengalaman menarik lainnya.
Referensi:
- Intisari. (2018). Terungkap! Inilah Alasan Banyak Pasangan yang Menggantungkan Gembok di Namsan Tower di Seoul, Korea Selatan. Retrieved from https://intisari.grid.id/read/03108525/terungkap-inilah-alasan-banyak-pasangan-yang-menggantungkan-gembok-di-namsan-tower-di-seoul-korea-selatan
- Kompas. (2016). Menggembok Cinta di Bukit Namsan, Seoul. Retrieved from https://travel.kompas.com/read/2016/11/29/111100127/.menggembok.cinta.di.bukit.namsan.seoul
