Aijing, anggota girl group A2O LITE, menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan tunggakan gaji mantan karyawan perusahaan pendidikan yang dikelola orang tuanya sejak 2024. Kontroversi tersebut mencuat tidak lama setelah debutnya bersama A2O LITE dan berkembang menjadi perdebatan mengenai tanggung jawab orang tua serta perlindungan terhadap artis di bawah umur. Pada 14 Oktober 2026, ibu Aijing menyampaikan permintaan maaf melalui Weibo dan menegaskan bahwa putrinya tidak terlibat dalam persoalan bisnis tersebut (STARNEWS, 2026; MK, 2026).
Aijing A2O LITE Terseret Dugaan Tunggakan Gaji Sejak 2024
Dugaan tunggakan gaji melibatkan perusahaan pendidikan di Beijing yang memiliki hubungan dengan orang tua Aijing. Menurut laporan media Korea yang mengutip pemberitaan China, ibu Aijing tercatat sebagai perwakilan hukum perusahaan, sedangkan ayahnya menjabat sebagai pengawas.
Sejumlah mantan karyawan mengaku belum menerima pembayaran gaji secara penuh sejak 2024. Mereka menyebut perusahaan sebelumnya menyepakati pembayaran secara bertahap setelah proses arbitrase ketenagakerjaan, tetapi perusahaan hanya menjalankan kesepakatan tersebut selama tiga bulan.
Para mantan karyawan juga mengklaim masih terdapat sekitar 40.000 yuan atau sekitar 40 ribu yuan dalam tunggakan yang belum dibayarkan. Nilai tersebut merujuk pada klaim tunggakan gaji yang diberitakan dan belum menjadi bukti bahwa seluruh kewajiban perusahaan telah dipastikan melalui penyelesaian akhir (STARNEWS, 2026; MK, 2026).
Dua Perkara Eksekusi Pengadilan Mencapai 3,45 Juta Yuan
Selain dugaan tunggakan gaji, informasi perusahaan menunjukkan adanya dua perkara eksekusi pengadilan yang melibatkan perusahaan dan orang tua Aijing. Kedua perkara tersebut memiliki total nilai eksekusi sekitar 3,45 juta yuan.
Namun, laporan yang tersedia belum memastikan bahwa seluruh nilai eksekusi tersebut berasal dari tunggakan gaji mantan karyawan. Karena itu, nilai eksekusi pengadilan tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah upah yang belum dibayarkan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memahami kasus ini meliputi:
- Dugaan tunggakan gaji: Mantan karyawan mengklaim pembayaran upah belum diselesaikan sesuai kesepakatan.
- Nilai eksekusi pengadilan: Dua perkara dilaporkan memiliki nilai gabungan sekitar 3,45 juta yuan.
- Status penyelesaian: Informasi yang tersedia belum menjelaskan secara menyeluruh apakah seluruh kewajiban telah dilunasi.
Pemisahan informasi tersebut penting agar publik dapat membedakan klaim mantan karyawan, catatan perkara pengadilan, dan status penyelesaian kewajiban perusahaan (MK, 2026).
Ibu Aijing Meminta Maaf dan Menegaskan Putrinya Tidak Terlibat
Melalui unggahan Weibo pada 14 Oktober 2026, ibu Aijing mengakui bahwa bisnis pendidikan yang pernah dikelolanya mengalami krisis keuangan. Ia juga mengakui keterlambatan pembayaran sebagai kesalahan yang harus dipertanggungjawabkan.
Dalam pernyataannya, ibu Aijing menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang mengalami kerugian. Ia menyatakan sedang menghubungi pihak terkait untuk membicarakan penyelesaian dan berkomitmen menangani persoalan tersebut sampai tuntas.
Ibu Aijing juga menegaskan bahwa putrinya tidak memiliki keterlibatan dalam bisnis maupun perselisihan yang muncul dari kegiatan usaha orang tuanya. Pernyataan tersebut bertujuan memisahkan tanggung jawab orang tua dari aktivitas profesional Aijing sebagai anggota A2O LITE (STARNEWS, 2026).
Kontroversi Aijing Memicu Perdebatan tentang Artis di Bawah Umur
Kasus Aijing memunculkan perbedaan pandangan mengenai batas tanggung jawab keluarga dan individu. Sebagian publik menyoroti hak mantan karyawan untuk memperoleh gaji, sedangkan pihak lain mengingatkan bahwa Aijing masih di bawah umur dan tidak seharusnya otomatis menanggung kesalahan bisnis orang tuanya.
Perdebatan tersebut menyoroti sejumlah persoalan:
- Hak pekerja: Penyelesaian tunggakan gaji perlu menjadi perhatian utama pihak yang bertanggung jawab.
- Perlindungan anak: Artis di bawah umur perlu mendapat perlindungan dari tekanan publik yang berlebihan.
- Akuntabilitas keluarga: Orang tua tetap perlu menyelesaikan persoalan bisnis sesuai kewajiban yang berlaku.
Hingga kini, status akhir dugaan tunggakan gaji tersebut masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut. Publik juga masih menantikan perkembangan penyelesaian perkara yang melibatkan perusahaan dan orang tua Aijing.
Untuk mengikuti perkembangan berita hiburan Korea, pembaca dapat menemukan artikel lain di Garap Media yang membahas debut grup K-pop terbaru, aktivitas idol, dan kontroversi yang menjadi perhatian publik.
Garap Media juga menghadirkan beragam berita musik, film, budaya populer, serta perkembangan industri hiburan internasional. Pembaca dapat menjelajahi artikel terkait untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap dan mengikuti perkembangan terbaru dari dunia hiburan.
Referensi
