Aespa Kembali Gila dengan “Dirty Work” – Kejutannya Bikin Heboh!
Comeback aespa lewat Dirty Work menjadi salah satu momen yang paling dinantikan tahun ini, dan kali ini mereka benar-benar memukau! Pada 27 Juni 2025, grup besutan SM Entertainment ini merilis single album kedua mereka, Dirty Work, lengkap dengan versi featuring Flo Milli dan versi bahasa Inggris. Artikel ini akan mengupas secara mendalam konsep, musik, video, dan reaksi publik terhadap karya terbaru aespa.
Latar Belakang & Perilisan
Pada 5 Juni 2025, SM Entertainment resmi mengumumkan comeback aespa lewat teaser bergaya D‑DAY. Teaser ini menampilkan foto individu yang karismatik dan cuplikan video pendek. Akhirnya, video musik resmi dirilis pada 27 Juni pukul 00:00 KST.
Menariknya, perilisan ini tidak hanya mengejutkan fans, tetapi juga langsung menjadi trending di berbagai platform sosial media. Hal ini menunjukkan betapa besarnya antisipasi terhadap comeback mereka.
Isi & Komposisi Lagu
Gaya musik
“Dirty Work” merupakan lagu hip‑hop dance dengan bass synth tebal dan melodi vokal yang dingin namun catchy, mencerminkan “iron‑flavored concept” khas aespa. Durasi legacy tiap lagu 3 menit dengan struktur liku-liku minimalist namun kuat.
Lirik & Tema
Tema utamanya: kesediaan melakukan apa pun demi “crew”-mu – sikap loyal & badass tercermin dalam refrain “Real bad business, that’s dirty work”, yang langsung jadi earworm.
Video Musik & Visual
Lokasi MV dipilih di Pabrik Baja Hyundai, Dangjin, lengkap dengan 225 figuran dan alat berat, memperkuat aura grungy dan industrial song ini. Cuplikan close-up wajah dan rolling di lumpur memberikan kesan sensual tapi juga edgy. Visual ini sejalan dengan narasi bahwa aespa membawa evolusi dari estetika mereka sebelumnya – lebih kotor, lebih brutal dan sangat visual.
Reaksi Fans & Kritik
Komunitas Reddit
Beragam reaksi muncul di r/kpop:
“Absolutely love the chorus … it’s got a cool sensual edge”
“This sounds like a b‑side … I can’t get over how they ALL pronounced it this way …”
Baru pendengar yang mengkritik kurang vokal harmoni di bagian verse ; namun chorus-nya tetap dianggap sangat catchy.
Kritik profesional
Menurut The Bias List, meski bass dan visualnya menonjol, keseluruhan lagu dianggap terlalu monoton dan butuh lebih banyak melodi vokal agar lebih menarik.
Performa Komersial & Prospek
Pre-order single album “Dirty Work” dilaporkan menembus 1 juta kopi – sinyal yang sangat positif. Hal ini menunjukkan dukungan kuat dari fandom. Ditambah lagi, perilisan versi English di platform global dan kolaborasi dengan Flo Milli menegaskan ambisi aespa di panggung internasional.
Evolusi Konsep aespa
Dari “Black Mamba” hingga “Armageddon” dan “Whiplash”, aespa telah mengeksplorasi konsep kuat penuh tema virtual‑dunia. Dengan “Dirty Work”, mereka mengkombinasikan elemen industrial yang brutal dengan attitude yang lebih ‘menyakitkan’—kontras yang menarik dalam perjalanan artistik mereka.
Comeback aespa lewat Dirty Work menjadi salah satu momen yang paling dinantikan tahun ini. Dengan musikalitas yang berbeda, video visual edgy, dan respon fans global yang besar, “Dirty Work” menunjukkan bahwa aespa siap melangkah lebih jauh dalam eksplorasi artistik. Galeri foto, MV, versi remix & English, serta tur dunia mereka yang akan datang (Synk: Aexis Line, mulai Agustus 2025) menunjukkan rhythm comeback yang cepat dan tetap impactful.
Yuk, pantengin terus update terbaru tentang aespa dan comeback mereka selanjutnya hanya di Garap Media!
Lampiran Referensi:
