Adnan/Indah Tersingkir Tipis di Babak 16 Besar Denmark Open 2025

Last Updated: 17 October 2025, 15:21

Bagikan:

Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil tampil solid namun harus mengakui keunggulan pasangan Korea di babak 16 besar Denmark Open 2025. Sumber Gambar: PBSI
Table of Contents

Adnan/Indah Tersingkir Tipis di Babak 16 Besar Denmark Open 2025

Pasangan Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang berhasil mencapai babak 16 besar Denmark Open 2025. Setelah menyingkirkan pasangan India di babak 32 besar, mereka menghadapi lawan tangguh asal Korea Selatan di laga berikutnya.

Pertandingan ini menjadi sorotan karena berlangsung sengit dengan selisih skor yang sangat tipis di kedua gim. Adnan/Indah menampilkan permainan yang solid, namun akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.


Jalannya Pertandingan Babak 16 Besar

Pasangan Adnan/Indah berhadapan dengan duet Korea Selatan Lee Jong Min / Chae Yu Jung di Odense Sports Park, Kamis (16/10/2025). Berdasarkan laporan DetikSport (2025), laga berlangsung ketat sejak awal gim pertama, dengan reli panjang dan pertarungan sengit di area depan net. (DetikSport, 2025)

Pada gim pertama, Adnan/Indah sempat unggul 18–17 sebelum akhirnya kehilangan momentum di poin-poin kritis. Gim kedua berjalan dengan pola serupa, di mana pasangan Indonesia kembali memimpin 16–14 namun gagal menutup pertandingan. Hasil akhir mencatat skor 19–21, 19–21 untuk kemenangan Lee/Chae. (iNews.id, 2025)

Permainan cepat dan akurat dari Chae Yu Jung menjadi kunci kemenangan pasangan Korea, sementara Adnan/Indah sempat beberapa kali melakukan kesalahan servis di poin-poin akhir. Meskipun begitu, performa mereka tetap mendapat apresiasi dari penonton karena mampu memberi perlawanan ketat.


Perjalanan Sebelum Babak 16 Besar

Sebelumnya, Adnan/Indah melaju ke babak 16 besar setelah menyingkirkan pasangan India Mohit Jaglan / Lakshita Jaglan dengan skor 21–14, 21–11. Dalam wawancara dengan Liputan6 (2025), Indah mengaku bahwa adaptasi terhadap kondisi shuttlecock dan arah angin di lapangan menjadi faktor penting di babak pembuka. (Liputan6, 2025)

Meski begitu, di babak 16 besar, mereka mengakui permainan lawan lebih konsisten dan mampu menahan tekanan pada momen-momen penting. “Kami sudah bermain maksimal, tapi lawan memang lebih tenang di poin akhir,” ujar Adnan seusai laga. (Media Indonesia, 2025)


Evaluasi dan Harapan ke Depan

Kekalahan di babak 16 besar menjadi pelajaran berharga bagi Adnan/Indah. Dengan pola permainan cepat dan pertahanan solid, mereka menunjukkan potensi untuk bersaing di level elite. Namun, mereka perlu meningkatkan konsistensi dan fokus saat memasuki fase kritis pertandingan.

Pelatih pelatnas juga menilai bahwa meski kalah, performa mereka di Denmark Open menunjukkan peningkatan dalam komunikasi dan rotasi posisi. Hal ini menjadi modal penting menjelang turnamen berikutnya di French Open 2025.


Kekalahan Adnan/Indah di babak 16 besar Denmark Open 2025 menutup perjuangan sektor ganda campuran Indonesia di turnamen ini. Namun, semangat juang dan peningkatan performa mereka menjadi tanda positif untuk menghadapi turnamen selanjutnya.

Jangan lewatkan berita bulutangkis lainnya hanya di Garap Media, yang akan terus menghadirkan kabar terbaru dari arena internasional hingga pelatnas Cipayung.

Baca juga berita lainnya seputar Denmark Open dan kiprah atlet Indonesia hanya di Garap Media.

Referensi 

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /