Adab Berdandan yang Perlu Diketahui Setiap Wanita

Last Updated: 16 September 2025, 03:30

Bagikan:

adab berdandan yang perlu diketahui setiap wanita
adab berdandan yang perlu diketahui setiap wanita
Table of Contents

Berdandan adalah aktivitas yang kerap dilakukan wanita untuk meningkatkan penampilan dan rasa percaya diri. Namun, berdandan bukan hanya soal makeup atau pakaian, melainkan juga menyangkut bagaimana menjaga adab berdandan agar tetap sesuai dengan norma sosial, budaya, dan nilai agama.

Dengan memahami adab berdandan, wanita bisa tampil menarik sekaligus santun. Pengetahuan ini membantu agar setiap langkah berhias bukan hanya untuk kepuasan pribadi, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar.


Adab Berdandan dengan Dalil-dalilnya

1. Tidak Berlebihan dalam Berdandan

Berdandan boleh dilakukan, tetapi tidak boleh berlebihan. Dalam Islam, Allah melarang umat-Nya bersikap berlebihan, termasuk dalam berhias. Makeup, pakaian, atau aksesoris yang terlalu mencolok berpotensi menimbulkan kesan pamer dan tidak sesuai nilai kesederhanaan.

Allah berfirman dalam QS. Al-A’raaf ayat 31:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raaf: 31)

2. Menghindari Tabarruj

Tabarruj berarti menampakkan kecantikan atau perhiasan yang seharusnya ditutupi. Makeup yang terlalu tebal, pakaian ketat, atau gaya yang mempertontonkan lekuk tubuh termasuk dalam kategori tabarruj. Islam mengajarkan agar wanita menjaga kehormatan dengan menahan diri dari kebiasaan tersebut.

Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 33:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu…” (QS. Al-Ahzab: 33)

3. Sesuai Syariat dan Norma Agama

Selain menghindari berlebihan dan tabarruj, adab berdandan yang baik adalah menyesuaikan dengan tuntunan agama. Wanita dianjurkan berhias secukupnya, tetap menutup aurat, dan menjaga niat berhias agar tidak bertentangan dengan ajaran moral maupun agama.

Allah berfirman dalam QS. An-Nur ayat 31:

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ …

“Dan katakanlah kepada para wanita yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang biasa terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya…” (QS. An-Nur: 31)


Adab Berdandan dalam Kehidupan Sosial

1. Menyesuaikan dengan Acara

Setiap situasi memiliki standar penampilan masing-masing. Untuk acara formal, pilih riasan natural dan elegan. Sementara untuk kegiatan sehari-hari, cukup gunakan makeup sederhana yang nyaman dipakai.

2. Bijak Memilih Makeup dan Aksesori

Adab berdandan juga mencakup pemilihan kosmetik dan aksesori. Pilih produk yang aman untuk kulit, tidak menimbulkan iritasi, dan gunakan aksesori seperlunya agar tidak terlihat berlebihan.

3. Menghormati Lingkungan dan Budaya

Setiap budaya memiliki pandangan berbeda tentang cara berdandan. Dengan memahami norma dan kebiasaan yang berlaku, wanita dapat menghindari gaya dandanan yang menyinggung orang lain atau menimbulkan kesan negatif.


Adab Berdandan dalam Perspektif Religi

1. Niat yang Benar dan Kesederhanaan

Niat dalam berdandan harus jelas, yaitu untuk menjaga diri, tampil pantas, dan menghargai orang lain. Prinsip kesederhanaan penting agar tidak menimbulkan kesan sombong atau pamer.

2. Menutup Aurat dengan Tepat

Dalam ajaran Islam, wanita diperintahkan untuk menutup aurat dengan benar. Dengan begitu, berdandan tidak hanya memperhatikan kecantikan luar, tetapi juga menjaga kehormatan dan martabat diri.

3. Menghindari Niat yang Salah

Berdandan hendaknya tidak dilakukan untuk menarik perhatian lawan jenis atau mendapatkan pengakuan yang salah. Dengan niat yang tulus, berdandan menjadi sarana menjaga kerapian dan menambah kepercayaan diri tanpa melanggar nilai agama.


Adab berdandan yang baik membuat wanita tampil percaya diri sekaligus tetap menjaga nilai kesopanan dan kehormatan diri. Dengan menghindari berlebihan, tabarruj, serta memperhatikan niat yang benar, berdandan menjadi cerminan sikap anggun dan elegan.

Untuk informasi menarik lainnya seputar gaya hidup, kecantikan, dan inspirasi terkini, jangan lewatkan artikel terbaru di Garap Media. Dapatkan tips bermanfaat, wawasan luas, dan berita aktual yang bisa memperkaya pengetahuan Anda.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /