7 Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan di Usia 20-an

Last Updated: 10 December 2024, 08:48

Bagikan:

kesalahan finansial yang sering dilakukan di usia 20
kesalahan finansial yang sering dilakukan di usia 20
Table of Contents

Usia 20-an adalah masa yang penuh energi, ambisi, dan eksplorasi. Namun, di balik semua itu, banyak kesalahan finansial yang sering dilakukan di usia 20 yang justru dapat berdampak besar pada kondisi keuangan jangka panjang. 

Kurangnya pengalaman dan edukasi finansial sering kali menjadi penyebab utama kesalahan finansial yang sering dilakukan di usia 20. 

Agar kamu tidak terjebak, mari kita bahas tujuh kesalahan finansial yang sering dilakukan di usia 20 dan harus kamu hindari. Apa saja?

1. Tidak Membuat Anggaran

Salah satu kesalahan finansial yang sering dilakukan di usia 20 adalah tidak memiliki anggaran. Banyak anak muda yang merasa tidak perlu mencatat pemasukan dan pengeluaran mereka, sehingga uang habis tanpa jejak. 

Padahal, anggaran adalah alat penting untuk mengontrol keuangan dan memastikan setiap pengeluaran sejalan dengan tujuan finansial kamu.

2. Mengabaikan Dana Darurat

Banyak orang di usia 20-an lebih fokus pada gaya hidup dibandingkan menabung untuk dana darurat. Salah satu kebiasaan ini adalah kesalahan finansial yang sering dilakukan di usia 20, karena tanpa dana cadangan, kondisi darurat seperti kehilangan pekerjaan atau kebutuhan medis mendadak bisa menghancurkan stabilitas keuangan kamu.

3. Mengandalkan Utang Konsumtif

Menggunakan kartu kredit atau pinjaman untuk memenuhi gaya hidup adalah jebakan yang sering terjadi di usia 20-an. Utang konsumtif yang tidak terkontrol bisa menumpuk, membuat kamu sulit untuk lepas dari jeratan bunga tinggi di masa depan.

4. Tidak Berinvestasi Sejak Dini

Banyak anak muda menganggap investasi adalah hal yang sulit atau hanya untuk orang kaya. Padahal, memulai investasi kecil sejak usia 20-an dapat membantu kamu membangun kekayaan melalui efek compounding.

5. Tidak Memisahkan Rekening Tabungan dan Pengeluaran

Menggunakan satu rekening untuk semua kebutuhan membuat sulit melacak berapa banyak uang yang seharusnya ditabung. Pemisahan rekening adalah langkah sederhana yang dapat mempermudah pengelolaan keuangan kamu.

6. Fokus pada Gaya Hidup Konsumtif

Tekanan sosial untuk mengikuti tren sering membuat anak muda boros. Berfokus pada apa yang benar-benar penting daripada membandingkan diri dengan orang lain dapat membantu kamu menghindari pengeluaran yang tidak perlu.

7. Tidak Belajar Literasi Keuangan

Kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan sering membuat orang usia 20-an membuat keputusan yang buruk. Belajar literasi keuangan, seperti memahami investasi dan pengelolaan utang, adalah investasi terbaik untuk masa depan kamu.

Menghindari kesalahan finansial ini akan membantu kamu membangun fondasi keuangan yang kuat. Mulailah dari hal kecil seperti membuat anggaran, menabung, dan memahami pentingnya investasi. Dengan langkah yang tepat, masa depan keuangan kamu akan jauh lebih cerah.

Untuk kamu yang ingin terus update dengan berita menarik lainnya seputar hobi, gaya hidup, dan tips bermanfaat, jangan lupa kunjungi Garap MediaDapatkan informasi terbaru yang inspiratif dan penuh ide seru hanya di platform kami.

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /