7 Ciri-ciri Kurma yang Tak Layak Dikonsumsi, Jangan Sampai Sembarang Pilih

Last Updated: 2 March 2026, 12:19

Bagikan:

kurma
Foto: Halodoc
Table of Contents

Buah kurma menjadi favorit banyak orang, terutama saat bulan Ramadan. Selain rasanya manis, buah ini dikenal kaya manfaat bagi kesehatan. Namun, tidak semua kurma yang dijual di pasaran tetap segar dan aman untuk dikonsumsi. Memilih yang tepat penting agar mendapatkan nutrisi optimal dan terhindar dari risiko kesehatan.

Konsumsi yang sudah rusak atau menurun kualitasnya dapat menimbulkan masalah pencernaan hingga keracunan. Oleh karena itu, sebelum membeli atau menyantapnya, penting mengetahui tanda-tanda kurma yang sudah tidak layak. Dengan begitu, Anda bisa membuat pilihan bijak dan menjaga kesehatan keluarga.

1. Munculnya Jamur di Permukaan

Salah satu tanda paling jelas bahwa buah ini tidak layak dikonsumsi adalah munculnya jamur pada permukaannya. Jamur terlihat sebagai bercak putih, abu-abu, atau kehijauan dengan tekstur seperti kapas. Pertumbuhan jamur biasanya terjadi jika disimpan di tempat lembap dengan sirkulasi udara buruk. Penting membedakannya dengan kristal gula yang terkadang muncul di permukaan kurma. Kristal gula biasanya keras dan akan larut jika terkena panas, berbeda dengan jamur yang lembut dan berbulu. Mengonsumsi yang berjamur dapat memicu keracunan atau reaksi alergi.

2. Aroma Asam dan Menyengat

Kurma segar biasanya memiliki aroma manis, mirip madu alami. Jika buah ini mengeluarkan bau asam, tengik, atau seperti alkohol, itu pertanda fermentasi telah terjadi. Aroma menyengat ini menunjukkan adanya mikroba yang merusak kualitas buah. Sebaiknya hindari mengonsumsi dengan aroma tidak biasa.

3. Perubahan Warna yang Ekstrem

Warna yang baik biasanya seragam dan cerah sesuai jenisnya. Perubahan warna menjadi jauh lebih gelap, kusam, atau muncul bercak hitam, putih, atau kehijauan menandakan penurunan kualitas. Kurma dengan warna ekstrem sebaiknya tidak dikonsumsi.

4. Tekstur Lembek dan Berlendir

Kurma yang layak dimakan memiliki tekstur kenyal dan padat. Jika terasa sangat lengket, berlendir, atau hancur saat ditekan, ini menandakan adanya aktivitas mikroba atau fermentasi. Tekstur lembek atau berair jelas menunjukkan pembusukan, sehingga sebaiknya dibuang.

5. Terdapat Serangga atau Larva

Beberapa kurma, terutama yang organik atau sudah lama disimpan, bisa menjadi tempat hama seperti kutu, ulat, atau larva. Sangat disarankan untuk membelah buah sebelum dikonsumsi. Jika ditemukan serbuk cokelat seperti pasir atau bintik cokelat di dalam, itu merupakan tanda hama, dan tidak aman dimakan.

6. Tekstur Terlalu Keras dan Kering

Meskipun beberapa jenis memang cenderung lebih kering, yang sudah melewati masa simpan optimal akan kehilangan kelembapannya sepenuhnya. Akibatnya, kurma menjadi sangat keras, bahkan seperti batu, sehingga sulit dikunyah. Tekstur yang terlalu keras seperti ini sebaiknya dihindari, meskipun kurma kering alami memang sedikit lebih padat.

7. Rasa Pahit atau Asam

Kurma yang sehat dan segar secara alami memiliki rasa manis yang khas dan lezat. Namun, jika Anda mencicipinya dan menemukan rasa pahit, asam, atau rasa lain yang tidak seperti biasanya, jangan melanjutkan untuk mengonsumsinya. Perubahan rasa ini adalah indikator kuat penurunan kualitas. Buah seperti ini sebaiknya dibuang untuk menghindari risiko kesehatan.

Penutup

Memilih kurma yang tepat sebelum dikonsumsi penting untuk menjaga kesehatan dan mendapatkan manfaat maksimal dari buah manis ini. Dengan mengenali tujuh ciri kurma yang tidak layak dimakan, Anda bisa lebih bijak saat membeli atau menyantapnya.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar kesehatan, gaya hidup, kuliner, Ramadan, nutrisi, tips makanan, puasa, dan resep hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /