Zat Besi – Mineral penting dalam pembentukan hemoglobin, komponen sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan anemia dan memengaruhi perkembangan fisik maupun kecerdasan anak.
Selain daging merah, banyak makanan lain yang kaya mineral ini dan bisa menjadi alternatif sehat. Artikel ini mengulas enam makanan yang bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak.
Manfaat Zat Besi Bagi Anak
- Mendukung Perkembangan Otak – Mineral ini membantu pembentukan hemoglobin sehingga oksigen tersalurkan ke otak dan seluruh tubuh. Anak yang cukup zat besi lebih fokus, konsentrasi meningkat, dan proses belajar menjadi lebih optimal.
- Mencegah Anemia – Anemia akibat kekurangan Mineral ini dapat memengaruhi perkembangan saraf dan perilaku anak dalam jangka panjang. Memenuhi kebutuhan mineral ini sejak dini sangat penting agar efek negatif tidak permanen.
- Menjaga Energi dan Aktivitas – Mineral ini cukup membuat sel darah merah efektif membawa oksigen ke seluruh tubuh, sehingga anak lebih energik, tidak mudah lelah, dan memiliki daya tahan tubuh lebih kuat (Tentang Anak, 2025).
Kebutuhan Zat Besi Anak
- 7 – 12 bulan: 11 mg
- 1 – 3 tahun : 7 mg
- 4 – 8 tahun : 10 mg
- 9 – 13 tahun : 8 mg
- 14 – 18 tahun : 11 mg (laki-laki), 15 mg (perempuan) (Tentang Anak, 2025)
6 Makanan yang Mengandung Zat Besi Pengganti Daging Merah
- Ikan – Ikan seperti tuna, sarden, makarel, dan salmon kaya nutrisi termasuk omega-3 dan vitamin D. Tuna memiliki 1,4 mg mineral penting per 85 gram. Ikan bisa diberikan pada bayi mulai usia 6 bulan.
- Hati Ayam – Hati ayam mengandung 10 mg mineral penting per 100 gram, serta vitamin A dan antioksidan. Bisa menjadi alternatif daging merah untuk MPASI anak agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.
- Telur Ayam – Telur mengandung 1,2 mg mineral penting per 100 gram, protein, serta vitamin D, E, B5, B12, dan A. Bisa diolah menjadi rebus, orak-arik, atau mata sapi untuk variasi menu anak.
- Bayam – Bayam memiliki 2,1–2,7 mg mineral penting per 100 gram, serta kalsium dan asam folat. Sayuran ini baik untuk pertumbuhan tulang dan penglihatan anak.
- Brokoli – Brokoli mengandung 1 mg mineral penting per 100 gram, mendukung imunitas dan kesehatan pencernaan. Cocok diperkenalkan pada anak sejak usia 10 bulan.
- Kacang-Kacangan – Kacang kedelai mengandung 10 mg mineral penting per 100 gram, kacang hijau 7,5 mg, serta tinggi protein. Jenis lain seperti almond, kacang polong, dan lentil juga baik untuk nutrisi anak (Liputan6, 2021; Tentang Anak, 2025).
Penutup
Memenuhi kebutuhan zat besi anak sangat penting untuk mencegah anemia. Mineral ini juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Makanan pengganti daging merah yang di atas mudah didapat dan bermanfaat untuk nutrisi harian anak.
Simak berita menarik lainnya hanya di Garap Media. Temukan tips kesehatan, gizi, dan informasi nutrisi yang berguna bagi keluarga. Selain itu, dapatkan rekomendasi menu sehat, panduan MPASI, dan kiat menjaga daya tahan tubuh anak agar tumbuh kembang optimal.
Referensi:
- Tentang Anak. (2025). 6 Makanan yang Mengandung Zat Besi, Pengganti Daging Merah. Retrieved from https://tentanganak.com/artikel/makanan-yang-mengandung-zat-besi/
- Liputan6. (2021). Tak Hanya Daging Merah, Ini 6 Makanan yang Mengandung Zat Besi. Retrieved from https://www.liputan6.com/regional/read/5749306/tak-hanya-daging-merah-ini-6-makanan-yang-mengandung-zat-besi
