6 Kebiasaan Penyebab Radang Sendi yang Harus Diwaspadai

Last Updated: 22 December 2025, 21:00

Bagikan:

radang sendi
Foto: Canva / Sino Studio
Table of Contents

Radang Sendi – Kondisi peradangan pada persendian yang menimbulkan rasa sakit, bengkak, dan kekakuan. Kondisi ini dapat muncul akibat faktor genetika, pola hidup, hingga kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat. Mengetahui kebiasaan yang menjadi penyebab radang sendi sangat penting agar pencegahan bisa dilakukan sejak dini.

Dengan perubahan pola hidup sederhana dan kebiasaan sehat, persendian dapat tetap kuat, fleksibel, dan kualitas hidup tetap terjaga. Peran aktivitas fisik, pola makan, dan tidur yang cukup tidak bisa diabaikan untuk mencegah risiko radang sendi. Dengan mengetahui hal ini, Anda bisa mulai merawat persendian agar tetap kuat dan sehat setiap hari.

1. Terlalu Sering Pakai Gadget

Menggunakan gadget secara terus-menerus, seperti mengetik pesan atau bermain gim, membuat jari tangan dan bahu bekerja berlebihan. Aktivitas yang sama berulang kali dapat memberikan tekanan pada sendi dan memicu radang sendi.

Tips:

  • Ambil jeda 2 – 3 menit saat menggunakan gadget.
  • Jika sendi terasa nyeri, ganti mengetik pesan dengan pesan suara atau panggilan telepon (CNN Indonesia, 2025).

2. Membawa Tas Terlalu Berat

Beban tas yang berlebihan menekan otot dan sendi di leher dan bahu, bahkan dapat menekan saraf halus. Disarankan berat tas tidak lebih dari 5% dari berat badan.

Tips:

  • Gunakan ransel untuk mendistribusikan beban lebih merata.
  • Pastikan berat tas sesuai kemampuan tubuh dan hentikan membawa jika nyeri muncul (CNN Indonesia, 2025).

3. Kurang Tidur

Tidur berkualitas sangat penting bagi kesehatan sendi. Kurang tidur memperburuk rasa sakit dan kekakuan sendi yang meradang.

Tips:

  • Hindari kafein minimal 6 jam sebelum tidur dan batasi alkohol.
  • Pilih kasur dengan tingkat kekerasan sedang agar punggung dan sendi tetap nyaman (CNN Indonesia, 2025).

4. Merokok

Nikotin dalam rokok menyempitkan pembuluh darah kecil yang memasok nutrisi ke sendi, terutama tulang belakang. Akibatnya, risiko radang sendi meningkat, bahkan sejak usia 30-an.

Tips:

  • Hentikan merokok untuk mendukung kesehatan persendian.
  • Gaya hidup sehat membantu sendi memperoleh nutrisi dan oksigen yang cukup (CNN Indonesia, 2025).

5. Tidak Berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik membuat sendi menjadi kaku dan otot penopang melemah. Olahraga teratur justru membantu meningkatkan kelenturan sendi dan mobilitas.

Tips:

  • Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga.
  • Konsultasikan dengan tenaga medis untuk program latihan aman bagi sendi yang sudah meradang (CNN Indonesia, 2025).

6. Pola Makan Tidak Sehat

Makanan olahan, gorengan, lemak trans, tepung halus, daging merah, dan gula memicu peradangan pada sendi. Berat badan berlebih juga memberikan tekanan ekstra pada persendian.

Tips:

  • Terapkan pola makan seimbang dan jaga berat badan ideal.
  • Konsumsi makanan anti-inflamasi seperti sayuran hijau, buah beri, dan ikan beromega-3 (CNN Indonesia, 2025).

Penutup

Menghindari 6 kebiasaan buruk penyebab radang sendi dapat membantu menjaga kesehatan persendian dan mencegah nyeri kronis. Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, sendi tetap kuat, fleksibel, dan fungsional. Konsultasi rutin dengan tenaga medis juga penting untuk deteksi dini dan perawatan jika gejala muncul.

Selain itu, menjaga kebiasaan sehat sehari-hari seperti olahraga, istirahat cukup, dan pola makan seimbang dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Jangan lewatkan artikel kesehatan dan tips gaya hidup sehat lainnya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /