6 Kalimat Orangtua yang Bisa Tenangkan Anak Tantrum

Last Updated: 18 September 2025, 03:00

Bagikan:

6 kalimat orangtua yang bisa tenangkan anak tantrum
6 kalimat orangtua yang bisa tenangkan anak tantrum
Table of Contents

Menghadapi anak tantrum adalah tantangan yang hampir setiap orangtua alami. Saat emosi anak meluap, terkadang orangtua merasa bingung bagaimana cara yang tepat untuk menenangkan mereka. Namun, penggunaan kata-kata yang menenangkan bisa menjadi salah satu kunci efektif agar anak merasa dipahami dan aman.

Anak tantrum bukanlah tanda bahwa mereka nakal, melainkan cara anak mengekspresikan perasaan yang belum bisa diungkapkan dengan kata-kata. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk memilih kalimat yang menenangkan agar anak merasa dihargai, didengar, dan diarahkan dengan penuh kasih.


1. Tantrum dan Respon Orangtua

Tantrum biasanya muncul karena anak merasa lelah, lapar, frustrasi, atau tidak bisa mengungkapkan keinginannya. Pada situasi ini, orangtua berperan penting dalam memberikan respon yang tepat. Alih-alih marah, tenanglah dan gunakan kalimat yang membantu anak meredakan emosinya.

Respon orangtua yang tepat saat anak tantrum tidak hanya membuat suasana lebih damai, tetapi juga mengajarkan anak cara mengelola emosi. Dengan begitu, mereka akan belajar menghadapi masalah tanpa harus meledak dalam kemarahan.


2. Kalimat Anak Tantrum yang Bisa Redakan Emosi

Berikut adalah enam kalimat yang bisa orangtua gunakan:

a. “Ayah/Ibu ada di sini untuk kamu”

Kalimat ini membuat anak merasa tidak sendirian. Kehadiran fisik dan emosional orangtua sangat penting untuk memberikan rasa aman.

b. “Aku mengerti kamu sedang marah”

Validasi emosi membantu anak merasa dipahami. Saat itu, mereka butuh diyakinkan bahwa perasaan mereka normal.

c. “Kamu boleh marah, tapi jangan menyakiti diri sendiri”

Pesan ini mengajarkan anak bahwa emosi itu boleh dirasakan, namun tetap harus diarahkan dengan cara yang aman.

d. “Kalau sudah tenang, kita bisa bicara”

Kalimat ini membantu anak memahami bahwa komunikasi hanya akan berjalan efektif saat kondisi sudah lebih terkendali.

e. “Mau pelukan dulu supaya lebih tenang?”

Kontak fisik berupa pelukan bisa menjadi terapi menenangkan bagi anak yang sedang emosional.

f. “Kita tarik napas dalam-dalam bersama, yuk”

Mengajak anak bernapas dalam adalah teknik sederhana namun efektif untuk meredakan emosi berlebih.


3. Mengajarkan Anak Tantrum Mengelola Perasaan

Tantrum tidak hanya momen sulit, tetapi juga kesempatan belajar. Dengan menggunakan kalimat yang tepat, orangtua sekaligus mengajarkan anak cara mengatur perasaan mereka. Setiap kalimat yang diucapkan bisa menjadi bekal anak untuk memahami diri sendiri.

Selain itu, penting juga untuk memberikan contoh nyata. Orangtua yang tenang saat menghadapi masalah akan memberi teladan bagaimana cara menghadapi konflik. Anak yang terbiasa mendapat respon positif akan tumbuh lebih percaya diri dan mampu mengendalikan emosi.


Menghadapi anak tantrum memang membutuhkan kesabaran ekstra. Namun, dengan enam kalimat sederhana yang penuh kasih sayang, orangtua bisa menciptakan suasana yang lebih tenang dan harmonis. Kalimat-kalimat tersebut membantu anak merasa dimengerti sekaligus mengajarkan cara mengelola emosi dengan sehat.

Jangan ragu untuk terus belajar strategi parenting lainnya agar hubungan dengan anak semakin kuat. Untuk informasi menarik seputar parenting, kesehatan, hingga gaya hidup keluarga, jangan lupa baca berita terbaru di Garap Media.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /