Talas (Colocasia) – Selain rasanya yang lezat, umbi ini kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan gizi yang lengkap membuat talas menjadi pilihan makanan yang baik dikonsumsi sehari-hari, baik untuk menjaga energi maupun mendukung fungsi organ tubuh.
Talas (Colocasia) sendiri merupakan umbi-umbian yang banyak tumbuh di Asia, Afrika, dan Amerika. Di Indonesia, talas kerap diolah menjadi berbagai hidangan lezat, mulai dari kolak, bolu, keripik, hingga minuman modern seperti bubble tea. Tidak hanya umbinya, daun talas juga sering dimanfaatkan sebagai sayuran atau pembungkus makanan tradisional, sehingga talas dapat dinikmati secara utuh dan memberikan manfaat kesehatan yang maksimal.
Kandungan Nutrisi pada Talas (Colocasia)
Dalam seporsi talas matang (sekitar 150 gram) terdapat kalori 150 – 200, serta nutrisi penting berikut:
- Serat: 5 – 7 gram
- Protein: 4 gram
- Kalsium: 150 – 170 mg
- Kalium: 450 – 600 mg
- Magnesium: 30 – 50 mg
- Fosfor: 60 – 70 mg
Talas (Colocasia) juga mengandung karbohidrat kompleks, vitamin C, vitamin B, vitamin A, antioksidan, zat besi, dan tembaga. Nutrisi ini mendukung kesehatan organ tubuh, metabolisme, dan daya tahan tubuh (Alodokter, 2024; Wikipedia).
Manfaat Talas (Colocasia)
1. Menjaga Kadar Gula Tetap Normal
Talas memiliki indeks glikemik rendah dan kaya serat, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Hal ini penting untuk mencegah resistensi insulin dan risiko diabetes.
2. Mencegah Penyakit Jantung
Serat, kalium, dan antioksidan dalam talas mendukung kesehatan jantung. Serat membantu mengatur kadar kolesterol, sedangkan kalium berperan menekan tekanan darah tinggi. Konsumsi talas dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
3. Meningkatkan Kekuatan Tulang
Kalsium dalam talas lebih tinggi dibandingkan umbi lainnya, seperti singkong. Setiap 100 gram talas mengandung sekitar 150 mg kalsium, yang membantu memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.
4. Mengurangi Risiko Kanker
Talas mengandung antioksidan seperti polifenol, vitamin C, dan vitamin E yang membantu menangkal radikal bebas. Antioksidan ini berperan penting dalam mengurangi risiko pertumbuhan sel kanker.
5. Membantu Menjaga Berat Badan
Serat dan karbohidrat kompleks dalam talas dicerna lebih lambat, membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu mengurangi asupan kalori berlebih dan mendukung pengendalian berat badan (Alodokter, 2024).
Baca juga: Kentang Jembut: Olahan Lezat dan Khasiatnya yang Mengejutkan!
Penutup
Mengonsumsi talas (Colocasia) secara rutin memberikan berbagai manfaat kesehatan sekaligus nutrisi penting untuk tubuh. Talas bisa dijadikan bagian dari menu harian agar tubuh tetap sehat dan bugar.
Jangan lewatkan berita menarik lainnya di Garap Media tentang gaya hidup sehat, nutrisi, dan makanan bergizi. Baca juga berita lain untuk mendapatkan tips kesehatan yang bermanfaat setiap hari.
Referensi:
- Alodokter. (2024). Mari ketahui segudang manfaat talas bagi kesehatan. Retrieved from https://www.alodokter.com/mari-ketahui-segudang-manfaat-talas-bagi-kesehatan
- Wikipedia. Talas. Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Talas
