Tiger Quoll – Salah satu marsupial karnivora terbesar yang hidup di hutan-hutan Australia, termasuk Tasmania. Hewan ini dikenal dengan corak bintik-bintik pada bulunya dan sifat berburu yang agresif, sehingga menjadi predator malam hari yang efektif. Meski terlihat menakutkan, hewan ini termasuk spesies yang pemalu dan sulit dijumpai di alam bebas.
Sebagai predator penting dalam ekosistem, Tiger Quoll membantu mengontrol populasi hewan kecil dan menjaga keseimbangan lingkungan. Artikel ini akan membahas lima fakta menarik tentang Tiger Quoll yang perlu diketahui, mulai dari ukuran, corak bulu, hingga kebiasaan berburu dan tantangan konservasinya.
1. Spesies Marsupial Karnivora Besar
Tiger Quoll adalah marsupial karnivora terbesar kedua di dunia yang masih ada, setelah Tasmanian devil. Dengan berat jantan dan betina masing-masing sekitar 3,5 dan 1,8 kg (7,7 dan 4,0 lb), ukuran ini memungkinkannya memangsa berbagai hewan, mulai dari serangga hingga mamalia kecil seperti wombat dan possum. Hewan ini juga pandai memanjat pohon untuk mencari mangsa atau berlindung (Wikipedia, 2025).
2. Bulu Bermotif Bintik Unik
Ciri khas Tiger Quoll adalah bulunya yang bercorak bintik-bintik putih atau krem di atas latar cokelat kemerahan hingga kehitaman. Motif ini membantu mereka berkamuflase di hutan lebat, sehingga bisa mengintai mangsa tanpa terlihat. Selain berfungsi sebagai kamuflase, bulu bintik juga membedakan quoll dari marsupial karnivora lainnya (IDN Times, 2024).
3. Predator Malam Hari yang Cerdik
Tiger Quoll aktif berburu di malam hari (nocturnal). Mangsa mereka meliputi mamalia kecil, serangga, burung, kadal, unggas domestik, dan marsupial yang lebih besar. Teknik berburu quoll cukup unik: biasanya mereka menggigit bagian atas kepala atau leher mangsa untuk membunuh dengan cepat. Meskipun ukurannya lebih kecil dari beberapa predator lain, quoll dikenal agresif dan sangat efektif saat berburu (Wikipedia, 2025).
4. Terancam oleh Kehilangan Habitat
Populasi Tiger Quoll menurun akibat deforestasi, kebakaran hutan, dan aktivitas manusia. Mereka membutuhkan hutan lebat dengan banyak pohon untuk memanjat dan berlindung. Saat ini, spesies ini termasuk dalam kategori Near Threatened menurut IUCN. Konservasi habitat dan perlindungan dari predator invasif menjadi hal penting untuk mempertahankan kelangsungan hidup hewan ini (Wikipedia, 2025).
Baca juga: Macan Kumbang: Misteri Satwa Liar yang Dilindungi
5. Mamalia Berkantung dengan Gigitan Mematikan
Tiger Quoll adalah marsupial yang memiliki kantung untuk membawa anaknya hingga cukup besar untuk mandiri. Meskipun termasuk marsupial, mereka memiliki gigitan yang kuat dan mematikan, cukup untuk menembus tulang mangsa. Kekuatan rahang ini membuat mereka menjadi predator efektif, bahkan untuk mangsa yang lebih besar dari tubuhnya sendiri (IDN Times, 2024).
Penutup
Tiger Quoll adalah salah satu fauna Australia yang paling unik dan menarik. Memahami perilaku, kebiasaan, serta tantangan yang dihadapi spesies ini dapat membantu kita menghargai keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga ekosistem hutan.
Untuk informasi lebih banyak seputar satwa unik dan fenomena alam, kunjungi Garap Media dan temukan berbagai artikel menarik. Jangan lewatkan berita lainnya yang membahas keajaiban fauna dan konservasi di seluruh dunia untuk menambah wawasan dan kecintaanmu terhadap alam.
Referensi:
- IDN Times. (2024). 6 fakta quoll macan, mamalia berkantung dengan gigitan mematikan. Retrieved from https://www.idntimes.com/science/discovery/6-fakta-quoll-macan-mamalia-berkantung-dengan-gigitan-mematikan-01-l9by8-qg8krw
- Wikipedia. (2025). Tiger quoll. Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Tiger_quoll
