Saola atau Pseudoryx Nghetinhensis – Salah satu hewan mamalia besar paling langka di dunia. Hewan ini termasuk dalam famili Bovidae dan pertama kali ditemukan pada 1992 di Pegunungan Annamite, Vietnam.
Dengan panjang tubuh 1,5 – 2 meter dan berat 80 – 100 kg, hewan ini memiliki bulu cokelat gelap dengan bercak putih di wajah, tenggorokan, dan sisi leher. Populasinya sangat kecil, diperkirakan kurang dari 750 individu di alam liar.
1. Wilayah Penyebaran Saola
Hewan ini hidup di hutan yang tersisa di Pegunungan Annamite, antara Vietnam dan Laos. Biasanya ditemukan pada ketinggian 400 – 1.000 meter di atas permukaan laut dan memilih habitat lembab dekat sumber air.
Penduduk setempat melaporkan bahwa hewan ini bermigrasi naik ke lereng pegunungan saat musim panas dan turun ke dataran rendah saat musim dingin ketika air mengering. Lokasi pastinya sulit dipastikan karena minimnya penelitian lapangan (IDN Times Lampung, 2023; Wikipedia).
2. Saola adalah Herbivora
Saola adalah pemakan tumbuhan. Mereka mengonsumsi dedaunan dari pohon ara, semak-semak, buah-buahan, biji-bijian, dan rerumputan. Pola makan ini membuatnya penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan (IDN Times Lampung, 2023).
3. Aktivitas dan Perilaku Saola
Hewan ini aktif di pagi dan malam hari, tetapi beristirahat saat siang terik. Mereka cenderung penyendiri, meski kadang terlihat dalam kelompok kecil 2 – 3 individu atau hingga 6 – 7 ekor.
Hewan ini berkomunikasi melalui vokalisasi dan gerakan tubuh. Saat merasa terancam, hewan ini mengarahkan tanduk dan mengeluarkan dengusan keras. Tanduk juga digunakan untuk menandai wilayah, termasuk menggosokkan ke tanah atau tumbuhan (IDN Times Lampung, 2023; Wikipedia).
4. Kecepatan dan Adaptasi Fisik Saola
Meskipun herbivora, saola dapat berlari hingga 37 km/jam untuk menghindari predator seperti harimau. Tubuhnya memiliki bulu lembut, garis punggung hitam, dan tanduk lurus 35 – 50 cm pada kedua jenis kelamin, menjadi ciri khas yang membedakannya dari hewan lain (IDN Times Lampung, 2023; Wikipedia).
5. Penemuan dan Julukan “Unicorn Asia”
Saola pertama kali ditemukan pada Mei 1992 selama survei gabungan Kementerian Kehutanan Vietnam dan WWF. Penemuan ini menjadi mamalia besar baru pertama dalam lebih dari 50 tahun dan disebut sebagai salah satu penemuan zoologi paling spektakuler abad ke-20.
Media menjuluki saola “unicorn Asia” karena kelangkaannya dan tanduk panjang yang unik. Hewan ini hanya dapat bertahan hidup di hutan Pegunungan Annamite, sehingga pelestariannya sangat penting (IDN Times Lampung, 2023; Wikipedia).
Penutup
Saola adalah mamalia langka yang memikat perhatian dunia karena penampilan dan perilakunya yang unik. Mengetahui fakta-fakta menarik tentang hewan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian satwa langka.
Temukan berita menarik lainnya di Garap Media untuk informasi edukatif dan inspiratif seputar satwa dan lingkungan. Jangan lewatkan artikel-artikel lainnya yang menambah wawasanmu tentang dunia hewan dan pelestarian alam.
Referensi:
- IDN Times Lampung. (2023). Fakta unik saola, penemuan zoologi paling spektakuler abad 20. Retrieved from https://lampung.idntimes.com/life/education/fakta-unik-saola-penemuan-zoologi-paling-spektakuler-abad-20-c1c2-01-hgxjz-8k7rmf
- Wikipedia. Saola. Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/
