5 Fakta Menarik tentang Enggang Tanah Selatan

Last Updated: 6 October 2025, 21:00

Bagikan:

5 fakta menarik tentang enggang tanah selatan
Foto: Canva / Cornelis Johannes (Kees) Van Leeuwen
Table of Contents

Enggang Tanah Selatan – Burung besar yang endemik di Afrika selatan. Burung ini dikenal dengan ukuran tubuh yang besar, perilaku sosial yang unik, dan suara khas yang menggema di savana. Populasinya kini menurun akibat hilangnya habitat, perburuan, dan kepercayaan budaya setempat.

Selain sebagai predator di ekosistemnya, Enggang Tanah Selatan juga memiliki peran penting dalam budaya lokal dan simbol keberuntungan atau pertanda tertentu. Keunikan perilaku dan penampilannya membuat burung ini menarik untuk dipelajari dan dilindungi.


1. Habitat dan Persebaran

Enggang Tanah Selatan hanya ditemukan di Afrika selatan, mulai dari Kenya hingga Afrika Selatan. Mereka hidup di savana dan hutan terbuka, membutuhkan area luas untuk berburu makanan yang sebagian besar berada di tanah. Keberadaan habitat yang luas sangat penting bagi kelangsungan hidup spesies ini (Wikipedia).


2. Penampilan Fisik

Burung ini termasuk yang terbesar di antara hornbill, dengan panjang 90 – 129 cm dan berat betina 2,2 – 4,6 kg. Warna wajah membedakan jenis kelamin: jantan berwarna merah cerah, sementara betina berwarna ungu tua. Tubuhnya yang besar dan paruh panjang memudahkan mereka dalam berburu di tanah (Wikipedia).


3. Pola Makan dan Perburuan

Sebagai karnivora, burung ini berburu di tanah. Makanan mereka meliputi serangga, amfibi, dan hewan kecil lainnya. Mereka cenderung berburu secara berkelompok, menunjukkan perilaku sosial yang kompleks dan memperkuat ikatan antar anggota kelompok (Wikipedia).


4. Reproduksi dan Umur

Burung ini memiliki umur panjang, 50 – 60 tahun di alam liar dan bisa mencapai 70 tahun di penangkaran. Mereka baru mencapai kematangan seksual pada usia 4 – 6 tahun dan mulai berkembang biak pada usia sekitar 10 tahun. Proses reproduksi yang lambat membuat populasi Enggang Tanah Selatan rentan terhadap ancaman (IDN Times, 2025; Wikipedia).


5. Status Konservasi

Burung ini dikategorikan sebagai spesies rentan (Vulnerable) secara global. Ancaman utama termasuk perusakan habitat, perburuan, dan kepercayaan budaya tertentu. Di beberapa negara seperti Afrika Selatan, Lesotho, Namibia, dan Eswatini, statusnya bahkan lebih kritis, yaitu terancam punah. Upaya konservasi mencakup perlindungan habitat dan program penangkaran (IDN Times, 2025; Wikipedia).

Baca juga: 5 Fakta Menarik tentang Burung Jalak Punggung Ungu


Penutup

Mengetahui fakta-fakta menarik tentang Enggang Tanah Selatan menegaskan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati di Afrika. Perlindungan spesies ini menjadi tanggung jawab bersama untuk keberlangsungan ekosistem dan budaya lokal.

Jangan lewatkan berita menarik lainnya di Garap Media, termasuk fakta unik hewan endemik dan upaya konservasinya. Temukan juga tips dan informasi terbaru seputar pelestarian satwa langka yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /