5 Fakta Menarik tentang Burung Maleo yang Perlu Kamu Tahu

Last Updated: 16 October 2025, 21:00

Bagikan:

5 fakta menarik tentang burung maleo yang perlu kamu tahu
Foto: Pinterest / Mboonyong
Table of Contents

Burung Maleo – Spesies endemik Sulawesi yang memiliki banyak keunikan, mulai dari ukuran telur yang besar hingga kemampuan anaknya untuk langsung terbang setelah menetas. Burung ini termasuk satu-satunya anggota genus Macrocephalon, membuatnya sangat istimewa di dunia burung.

Sayangnya, populasi Maleo kini terancam akibat hilangnya habitat dan perburuan telur. Memahami fakta-fakta menarik tentang burung ini menjadi penting untuk mendukung upaya konservasi dan melestarikan fauna Indonesia.


1. Hewan Endemik Indonesia

Burung Maleo hanya ditemukan di Sulawesi, terutama di hutan tropis dataran rendah Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan beberapa daerah di Maluku. Sebagai spesies endemik, Maleo tidak dapat ditemui di tempat lain di Indonesia, menjadikannya bagian penting dari kekayaan alam lokal (IDN Times, 2024; Wikipedia).


2. Burung Maleo Setia pada Pasangannya

Maleo merupakan spesies monogami, yang berarti burung ini hanya memiliki satu pasangan sepanjang hidupnya. Jika pasangannya mati, burung ini tidak akan mencari pasangan pengganti dan betina bahkan tidak akan bertelur lagi (IDN Times, 2024; Wikipedia).


3. Lebih Suka Berjalan Daripada Terbang

Meski termasuk burung, Maleo lebih sering berjalan daripada terbang. Hal ini memudahkan mereka mencari makanan seperti biji-bijian, buah, semut, dan serangga kecil di permukaan tanah (IDN Times, 2024; Wikipedia).


4. Telur Raksasa Burung Maleo yang Tidak Dikerami

Telur Maleo sangat besar, sekitar 240 – 270 gram atau lima hingga delapan kali ukuran telur ayam. Karena ukurannya, Maleo tidak mengerami telur secara langsung. Mereka menggali lubang di pasir atau tanah vulkanik yang hangat untuk menetaskan telur selama 62 – 85 hari. Anak Maleo akan menggali keluar dari tanah sendiri dan hidup mandiri sejak menetas (IDN Times, 2024; Wikipedia).


5. Populasi Burung Maleo Terancam dan Upaya Konservasi

Populasi Maleo diperkirakan kurang dari 10.000 ekor akibat hilangnya habitat, perburuan telur, dan ancaman predator seperti ular, biawak, kucing, babi hutan, dan elang. Spesies ini termasuk dalam daftar IUCN Red List kategori endangered dan terdaftar di CITES Appendix I. Upaya konservasi seperti suaka marga satwa di Gorontalo dan Sulawesi Tengah terus dilakukan untuk melindungi burung ini (IDN Times, 2024; Wikipedia).

Baca juga: 5 Fakta Menarik tentang Burung Kakapo yang Perlu Kamu Tahu


Penutup

Burung Maleo adalah contoh keunikan fauna Indonesia yang perlu dilestarikan. Memahami fakta-fakta menariknya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga spesies langka ini.

Untuk informasi menarik lainnya seputar fauna dan alam Indonesia, jangan lewatkan berita di Garap Media. Terus ikuti update terbaru dan temukan berbagai fakta unik yang menambah wawasanmu setiap hari.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /