5 Fakta Menarik Burung Trulek Jawa yang Perlu Kamu Tahu

Last Updated: 12 October 2025, 21:00

Bagikan:

5 fakta menarik tentang burung trulek jawa yang perlu kamu tahu
Foto: Pinterest / dtechnoindo
Table of Contents

Burung Trulek Jawa – Spesies langka yang hanya terdapat di Pulau Jawa. Burung ini memiliki ciri fisik unik seperti gelambir kekuningan di atas paruh, sayap hitam dengan taji, serta kombinasi warna coklat keabuan, hitam, dan putih. Populasinya sangat sedikit, dan habitatnya semakin terancam.

Burung ini hidup berpasangan di padang rumput dan sekitar lahan basah, dengan pola makan spesifik seperti siput, cacing, larva serangga, dan biji-bijian tumbuhan air. Keunikan fisik dan perilakunya membuat Trulek Jawa menarik untuk dipelajari dan penting dilindungi.


1. Gelambir Kekuningan di Atas Paruh Burung Trulek Jawa

Salah satu ciri paling khas Trulek Jawa adalah gelambir putih kekuningan di atas paruhnya. Gelambir ini kemungkinan berfungsi melindungi paruh yang lebih rapuh, meski belum ada penelitian pasti. Keunikan ini juga membuat burung mudah dikenali dan dianggap memiliki nilai mistis oleh sebagian masyarakat (Masterburung, 2025).


2. Sayap Hitam Bertaji Unik pada Burung Trulek Jawa

Sayap Trulek Jawa berwarna hitam legam, berbentuk langsing dan runcing, serta memiliki taji hitam di bagian lengkung. Bentuk sayap ini bahkan dipercaya menyerupai keris, sehingga burung dianggap memiliki nilai mistis dan sering dilindungi oleh penduduk lokal (Masterburung, 2025).


3. Warna Tubuh Menarik yang Membedakan Trulek Jawa

Tubuh Trulek Jawa memiliki kombinasi warna coklat keabuan, perut hitam, tungging putih, dan ekor putih dengan garis hitam lebar. Kepala hitam, iris coklat, paruh hitam, dan tungkai hijau kekuningan atau jingga menjadikan burung ini tampak elegan dan mudah dikenali (Masterburung, 2025).


4. Pola Makan dan Habitat Burung Trulek Jawa di Alam Liar

Trulek Jawa memakan siput, cacing, larva serangga, kumbang air, dan biji-bijian tumbuhan air. Burung ini hidup di sekitar lahan basah seperti rawa, tepi sungai, dan muara, tetapi lebih sering bertengger di tempat kering di sekitarnya, seperti ranting, bebatuan, atau rerumputan (Masterburung, 2025; Wikipedia).


5. Endemik Pulau Jawa dan Hidup Berpasangan

Burung ini hanya terdapat di Pulau Jawa dan hidup berpasangan. Habitatnya meliputi padang rumput terbuka, hutan pegunungan, dan taman nasional. Populasinya sangat terbatas karena perburuan liar dan hilangnya lahan basah akibat pembangunan manusia (Wikipedia).

Baca juga: 5 Fakta Menarik tentang Enggang Tanah Selatan


Penutup

Burung Trulek Jawa menjadi bukti keanekaragaman hayati unik Pulau Jawa. Keunikan fisik, pola makan, dan perilaku hidupnya membuat spesies ini penting untuk dilindungi dari perburuan dan kerusakan habitat.

Untuk informasi menarik tentang satwa langka lainnya, ikuti terus berita terbaru di Garap Media. Fakta-fakta ini dapat menambah wawasan dan apresiasi terhadap keanekaragaman hayati Indonesia.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /