3 Mitos Virus Nipah yang Bikin Panik, Ini Fakta Sebenarnya

Last Updated: 29 January 2026, 16:39

Bagikan:

virus nipah
Foto: Independen Media
Table of Contents

Virus Nipah – Mitos virus ini mencuat seiring peningkatan kasus di India. Menurut dokter konsultan dan ahli diabetes di Regency Health, Lucknow, India, Akanksha Gupta, ketakutan berlebihan soal Nipah kerap berasal dari informasi yang keliru.

“Sebagian besar ketakutan seputar Nipah berasal dari informasi yang salah. Ketika orang memahami bagaimana virus ini sebenarnya menyebar dan bagaimana cara mengatasinya, kecemasan akan berkurang secara signifikan,” kata Akanksha Gupta mengutip India TV, Kamis (29/1/2026).

Mitos 1: Nipah Mudah Menyebar Lewat Udara

Salah satu kesalahpahaman yang paling umum adalah bahwa Nipah mudah menular melalui udara dan dapat menyebar hanya dengan berada di ruangan yang sama dengan orang yang terinfeksi. Faktanya, Nipah tidak menyebar melalui udara seperti virus pernapasan. Menurut dokter, virus ini terutama menular melalui kontak langsung dengan air liur atau urine kelelawar, atau melalui paparan cairan tubuh orang yang terinfeksi dalam waktu lama dan tanpa perlindungan.

“Tidak ada bukti penularan jarak pendek melalui udara. Penularan dari manusia ke manusia hanya terjadi setelah kontak dekat yang lama, terutama di lingkungan perawatan kesehatan atau perawatan,” kata Gupta.

Inilah mengapa isolasi dini efektif. Wabah Nipah di Kerala tahun 2018 sering dikutip sebagai contoh nyata dari penanganan yang efektif. Isolasi ketat di rumah sakit, pelacakan, dan pengendalian publik membatasi wabah hanya pada 19 kasus.

Mitos 2: Infeksi Nipah Selalu Berakhir Kematian

Tingkat kematian yang terkait dengan Nipah seringkali memberi kesan kepada seseorang bahwa jika mereka terinfeksi, itu adalah vonis mati. Faktanya, tidak semua infeksi Nipah mengakibatkan kematian. Studi menunjukkan tingkat kematian berkisar antara 40 hingga 75 persen, artinya banyak pasien yang selamat, terutama dengan diagnosis dini dan perawatan medis yang mendukung.

“Beberapa pasien telah pulih sepenuhnya dengan perawatan rumah sakit tepat waktu, termasuk dukungan ventilasi dan hidrasi,” kata Gupta.
“Kuncinya adalah deteksi dini, bukan penundaan yang didorong oleh rasa takut,” tambahnya.

Dokter mencatat bahwa beberapa pasien, terutama mereka yang mengalami ensefalitis (peradangan otak akibat infeksi virus), mungkin mengalami komplikasi jangka panjang seperti kejang. Namun, ini tidak berarti kematian tidak dapat dihindari.

“Kepanikan memperburuk hasil, perawatan medis yang tepat menyelamatkan nyawa,” kata Gupta.

Mitos 3: Tak Mungkin Dicegah Tanpa Vaksin

Karena belum ada vaksin yang tersedia secara luas, banyak orang berasumsi bahwa hanya sedikit yang dapat mereka lakukan untuk melindungi diri mereka sendiri. Faktanya, langkah-langkah pencegahan praktis sehari-hari sangat efektif dalam mengurangi risiko penularan. Dokter menekankan langkah-langkah sederhana namun terbukti efektif, seperti:

  • Menghindari buah atau daging yang mungkin telah terpapar kelelawar
  • Menjaga kebersihan tangan yang ketat
  • Memastikan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat di lingkungan perawatan kesehatan

“Langkah-langkah ini secara langsung mengganggu jalur penularan utama,” ujar Gupta.
“Vaksin itu penting, tetapi pencegahan tidak dimulai, atau berakhir, dengan vaksin,” tambahnya.

Penutup

Mengetahui fakta tentang virus Nipah membantu masyarakat tetap waspada tanpa harus panik berlebihan. Pemahaman yang tepat mengenai cara penularan, gejala, dan langkah pencegahan membuat kita bisa melindungi diri dan lingkungan dengan lebih efektif.

Jangan lewatkan berita dan artikel kesehatan lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi seputar penyakit menular, langkah pencegahan, dan fakta medis terbaru yang membantu Anda tetap waspada.

Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /