Tahun Baru Imlek datang dengan berbagai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satunya adalah kebiasaan menyantap makanan pembawa hoki yang dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan, termasuk pada perayaan Tahun Kuda Api 2026.
Melansir Your Tango, Selasa (17/2/2026), sebagian orang menyantap hidangan tersebut pada malam sebelum Imlek, sementara lainnya menikmatinya bersama keluarga di hari pertama tahun baru. Kepercayaan ini berakar dari tradisi yang terus dikenal dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
1. Dumpling
Menurut pemilik restoran dan penulis Annie Shi, perayaan Tahun Baru Imlek tidak akan lengkap tanpa kudapan lezat ini yang menjadi simbol kemakmuran. Ia mengatakan kepada Real Simple, “Bentuk pangsit mengingatkan kita pada batangan emas tradisional dan dipercaya membawa lebih banyak kemakmuran di tahun baru.” Sherry menambahkan, “Karena bentuk pangsit menyerupai emas. Jadi, ketika kita memakan emas itu, kita seperti, ‘Oh, kita sedang mengonsumsi kekayaan, kita sedang menarik kekayaan.'”
Bagian terbaik dari kebiasaan ini adalah rasa dumpling yang lezat. Digoreng atau dikukus, metode penyajian apa pun membuat pangsit-pangsit kecil ini menjadi bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek yang menyenangkan sekaligus penuh makna.
2. Tuanzi atau Tang Yuan
Tuanzi adalah hidangan daerah yang populer di Huarong, Provinsi Hunan, dan di Provinsi Hubei. Hidangan ini berupa bola-bola nasi ketan, yang lebih dikenal sebagai bola-bola nasi manis atau tang yuan. Seperti kebanyakan hidangan tradisional hari raya, terdapat perbedaan rasa dan cara penyajian di setiap daerah. Namun, pentingnya bola-bola nasi ini sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek bersifat universal.
Seperti yang dijelaskan Smithsonian Magazine, “makanan penutup berbentuk bola” ini adalah “representasi yang dapat dimakan dari bulan yang bersinar di atas kepala.” Cheryl Lu-Lien Tan, penulis A Tiger in the Kitchen: A Memoir of Food and Family, mengatakan pada media tersebut, “Diterjemahkan sebagai ‘bola sup,’ tang yuan melambangkan kebersamaan dan pertemuan keluarga.”
Ia melanjutkan, “Hidangan Tahun Baru Imlek ini dikaitkan dengan frasa Tionghoa yang terdengar mirip, ‘tuan yuan’ (‘reuni’), dan ucapan keberuntungan yang menyertainya, ‘tuan tuan yuan yuan,’ yang berarti reuni setelah perpisahan.” Tan menekankan bahwa memakan tang yuan “diyakini dapat mendatangkan kemakmuran dan keberuntungan di tahun baru.” Karena itulah, tuanzi juga termasuk makanan pembawa hoki yang penuh makna emosional dan spiritual.
3. Ikan Utuh
Terakhir, jika Anda makan ikan, secara tradisional ikan utuh yang dikukus, Anda akan menarik keberuntungan sepanjang tahun. Tidak seperti pangsit dan bola nasi yang bentuknya melambangkan keberuntungan, alasan ikan menjadi simbol keberuntungan sedikit lebih rumit.
Menurut Food Republic, kata “ikan” dan “kelimpahan” memiliki pengucapan yang sama dalam bahasa Mandarin. Itulah sebabnya menyajikan ikan utuh menjadi simbol kekayaan yang akan datang di tahun mendatang. Menurut Sherry, “Yu” terdengar seperti kata untuk ikan, dan seperti yang dicatat Food Republic, itu juga berarti “kita memiliki kelimpahan.”
Makna permainan bunyi ini membuat ikan menjadi salah satu makanan pembawa hoki yang hampir selalu hadir di meja makan saat Imlek setiap tahunnya. Ikan biasanya disajikan dalam bentuk utuh sebagai simbol rezeki yang tidak terputus dan berkelanjutan.
Tahun Kuda Api
Selain tradisi kuliner, perayaan Imlek 2026 juga berada di bawah naungan Tahun Kuda Api. Tahun ini dikaitkan dengan energi yang kuat, keberanian, dan momentum dalam budaya Tiongkok. Secara tradisional, kuda membawa makna positif yang berhubungan dengan kesuksesan, kemakmuran, dan kemajuan.
Namun, menurut ahli feng shui yang berbasis di Sydney, Mina Zheng, sebagaimana diberitakan abc.net.au, tahun 2026 memiliki karakter yang berbeda. Tahun ini berada di bawah pengaruh elemen api yang memperkuat segala sesuatu yang disentuhnya, baik untuk kebaikan maupun keburukan.
Api secara historis dikaitkan tidak hanya dengan kehangatan dan cahaya, tetapi juga kehancuran dan perebutan kekuasaan, kata Zheng. Meski perang tidak memilih tahun astrologi tertentu, ia berpendapat bahwa tahun-tahun api sering kali bertepatan dengan periode ketidakstabilan yang meningkat dan perubahan cepat yang telah dimulai.
Mengesampingkan politik internasional, Zheng mengatakan tahun kuda tetap membawa peluang. Api juga dikaitkan dengan pencerahan, cinta, dan kebangkitan spiritual. Namun, “Anda membutuhkan keseimbangan.” Kuncinya adalah tetap membumi. Energi kuda bersifat naluriah dan tidak dapat diprediksi sehingga mudah kehilangan fokus. Untuk menjalani tahun ini dengan aman, ia merekomendasikan agar terhubung kembali dengan alam dan tetap membumi dalam kenyataan.
Penutup
Tradisi menyantap makanan pembawa hoki saat Imlek bukan sekadar kebiasaan kuliner, tetapi juga penuh makna simbolis yang diwariskan lintas generasi. Dumpling melambangkan kemakmuran, tuanzi mencerminkan kebersamaan, dan ikan utuh menjadi simbol kelimpahan sepanjang tahun.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar tradisi imlek, budaya tionghoa, gaya hidup, kuliner khas, hingga perayaan tahun baru hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Tahun Baru Imlek 2026, Santap 3 Makanan Pembawa Hoki Sambut Tahun Kuda Api. Retrieved from https://www.liputan6.com/lifestyle/read/6280266/tahun-baru-imlek-2026-santap-3-makanan-pembawa-hoki-sambut-tahun-kuda-api
