10 Contoh Pertanyaan Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Last Updated: 29 September 2025, 21:00

Bagikan:

10 contoh pertanyaan interview kerja dan jawabannya untuk fresh graduate
Foto: Canva / Aflo Images
Table of Contents

Interview Kerja – Salah satu tahapan paling penting dalam proses rekrutmen. Bagi fresh graduate, tahap ini bisa menjadi momen yang mendebarkan sekaligus menentukan. Persiapan yang matang, terutama memahami pertanyaan umum dan cara menjawabnya dengan tepat, akan meningkatkan peluang untuk lolos seleksi.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan 10 contoh pertanyaan interview kerja beserta jawaban yang bisa dijadikan referensi. Dengan memahami pola pertanyaan dan menyiapkan jawaban yang sesuai, Anda akan lebih percaya diri saat berhadapan dengan HRD.


1. Coba Ceritakan tentang Diri Kamu?

Pertanyaan yang selalu ditanyakan dalam wawancara kerja adalah tentang perkenalan diri. Ini bisa jadi waktu yang pas untuk kamu menjelaskan siapa kamu dan kenapa kamu cocok untuk mengisi posisi yang kamu inginkan. Kamu bisa menceritakan background pendidikan, pengalaman sebelumnya (kerja, magang, lomba, organisasi, volunteer), dan kemampuan yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

Kamu nggak perlu memberikan informasi pribadi terlalu banyak seperti tempat tanggal lahir, berat badan, atau alamat lengkap.

Contoh Jawaban:

“Perkenalkan, nama saya Karina Putri. Lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas TOP. Saya memiliki minat yang tinggi pada bidang pemasaran. Selama kuliah, saya berhasil memenangkan beberapa kompetisi pemasaran. Selain itu, saya aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa dan Klub Pemasaran. Saya juga bergabung dalam komunitas bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan menambah relasi. Hal-hal tersebut saya lakukan dengan tetap fokus pada akademis, sehingga saya dapat lulus tepat waktu. Saya senang belajar dan mencoba hal baru. Dengan bekal pengalaman dan kemampuan yang saya miliki, saya harap dapat berkontribusi untuk perusahaan ini.” (SkillAcademy, 2024)


2. Apa Kelebihan Kamu?

Pertanyaan tentang apa kelebihan kamu, hampir selalu ditanyakan saat interview kerja. Mungkin kamu tidak asing dengan pertanyaan “Apa kelebihan kamu?” atau “Apa kekuatan terbesarmu?” saat interview. Melalui pertanyaan wawancara kerja ini, HRD ingin mengetahui apakah ada kelebihan atau kompetensi yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

Untuk menjawab pertanyaan ini, cari tahu skill yang dibutuhkan untuk posisi tersebut, lalu cocokkan dengan kelebihan yang kamu punya. Ceritakan contoh penerapan kelebihan itu untuk pekerjaan dengan pengalaman yang sudah ada.

Contoh Jawaban:

“Saya memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Dengan kemampuan ini, saya dapat menerima dan menyampaikan informasi dengan baik sehingga mengurangi terjadinya miskomunikasi. Dengan komunikasi yang baik juga, koordinasi dengan anggota tim berjalan baik. Pekerjaan sebagai Social Media memerlukan komunikasi yang baik kepada tim design, marketing strategy, dan tim pemasaran lainnya. Oleh karena itu, kemampuan ini sangat diperlukan untuk pekerjaan ini.” (SkillAcademy, 2024)


3. Apa Kelemahan Kamu?

“Apa kelemahan terbesarmu?” adalah contoh pertanyaan wawancara yang menjebak. Selain kelebihan, pertanyaan mengenai kekurangan atau kelemahan juga biasanya sering ditanyakan. HRD menanyakan hal ini untuk mengetahui seberapa kamu mengenal diri sendiri.

Hindari jawaban seperti ini “Saya nggak punya kekurangan, Pak/Bu.” Huhuhu, jangan begitu, ya. Itu terkesan arogan sekali.

Untuk menjawab pertanyaan interview ini, sebutkan cara untuk meminimalisir kekurangan tersebut. Pastikan untuk tidak menyebutkan kekurangan yang menjadi skill utama dalam pekerjaan tersebut, ya.

Contoh Jawaban:

“Kekurangan saya adalah saya pelupa, Pak/Bu. Untuk meminimalisir hal itu, saya selalu mencatat hal-hal dan pekerjaan yang harus dan akan saya lakukan setiap hari. Saya juga sering memasang reminder menggunakan alarm HP saya. Dengan begitu, semua pekerjaan bisa saya selesaikan tepat waktu dan tidak ada yang terlupakan.” (SkillAcademy, 2024)


4. Apa yang Kamu Ketahui tentang Posisi Ini?

Ketika melamar pekerjaan, kamu harus mengetahui deskripsi pekerjaan (job description), tugas utama, dan skill apa saja yang diperlukan. HRD atau user ingin mengetahui sejauh mana kamu paham dan memastikan bahwa kamu tidak benar-benar asing dengan posisi yang dilamar. Pastikan bahwa kamu belajar tentang posisi yang kamu lamar atau bertanya ke teman yang bekerja di posisi yang sama. Jika kamu sudah bekerja sebelumnya, kamu bisa menceritakan pengalaman kerja kamu.

Contoh Jawaban:

“Posisi yang saya lamar adalah sebagai Content Writer, yang mana tugas utamanya adalah membuat artikel atau tulisan yang panjang dan detail untuk blog atau website. Saya juga sempat bertanya kepada teman saya yang bekerja sebagai Content Writer terkait skill yang perlu dikuasai. Oleh karena itu saya mengikuti kursus Content Writing dan SEO untuk meningkatkan skill untuk posisi yang saya lamar.” (SkillAcademy, 2024)


5. Kenapa Kamu Tertarik Melamar Posisi Ini?

Kamu bisa menjawab pertanyaan wawancara ini dengan menyebutkan skill atau passion yang kamu punya terhadap posisi yang dilamar. Hal ini akan menunjukkan seberapa cocok kamu dengan posisi yang dilamar.

Contoh Jawaban:

“Saya tertarik melamar posisi Content Writer karena menulis adalah passion saya sejak lama. Selama kuliah, saya terbiasa membuat artikel untuk blog kampus dan juga memenangkan lomba menulis tingkat nasional. Selain itu, saya sudah terbiasa menggunakan SEO tools untuk mengoptimalkan konten. Saya merasa pengalaman ini bisa sangat relevan dengan pekerjaan yang ditawarkan, sekaligus memberikan ruang bagi saya untuk terus berkembang.” (SkillAcademy, 2024)

Baca juga: 5 Tips Interview Kerja Mencuri Perhatian Rekruter


6. Apa yang Kamu Ketahui tentang Perusahaan Ini?

Perekrut ingin tahu seberapa jauh kamu mengenal perusahaan yang kamu lamar. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan riset tentang profil perusahaan, budaya kerja, konten, dan informasi yang berkaitan dengan posisi yang kamu lamar. Jika ada temanmu yang bekerja di perusahaan tersebut, tanyakan testimoni mereka dan ambil hal positif sebagai jawaban.

Contoh Jawaban:

“Perusahaan ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang Pendidikan dan merupakan salah satu yang terbaik di bidangnya. Produk-produk yang ditawarkan juga sangat inovatif dan terbukti mampu bertahan di masa pandemi. Bahkan perusahaan ini digadang-gadang akan menjadi startup Unicorn selanjutnya. Saya juga bertanya kepada beberapa teman saya yang bekerja di perusahaan ini terkait budaya perusahaan yang sangat bisa mendukung saya untuk terus berkembang dan belajar lebih banyak lagi.” (SkillAcademy, 2024)


7. Apa Rencanamu 5 Tahun ke Depan?

Pertanyaan mengenai rencana kamu 5 tahun ke depan, diajukan untuk mencari tahu apakah 5 tahun lagi, kamu masih memiliki rencana bersama perusahaan mereka atau apakah goals kamu sesuai dengan penawaran perusahaan.

Jangan jawab gini, ya “Saya belum punya rencana apa-apa, Pak/Bu. Masa depan, kan nggak ada yang tahu.”

Contoh Jawaban:

“Dalam 5 tahun ke depan, goals saya adalah bisa menjadi manager di tim Social Media. Saya percaya bahwa value dan pelatihan yang diberikan perusahaan bisa mendukung saya untuk terus mengembangkan hard dan soft skill saya untuk meningkatkan jenjang karier saya.” (SkillAcademy, 2024)


8. Apa yang Kamu Lakukan Jika Diterima di Posisi yang Dilamar?

Pertanyaan ini untuk menilai komitmen awalmu dalam bekerja.

Contoh Jawaban:

“Saya akan menjalankan tugas saya seoptimal mungkin sesuai dengan deskripsi pekerjaan yang diberikan. Selain itu, saya akan menyusun rencana jangka pendek yang memiliki dampak positif jangka panjang, seperti merancang strategi pemasaran dan memastikan strategi tersebut dapat diimplementasikan dengan efektif.” (DetikJateng, 2024)


9. Apa Motivasi Kamu dalam Bekerja?

HRD ingin mengetahui apa yang menjadi dorongan utamamu untuk berkarier.

Contoh Jawaban:

“Saya merasa puas jika dapat memberikan hasil terbaik dalam pekerjaan saya. Saya menikmati kompetisi yang konstruktif dan berusaha untuk terus mengembangkan keterampilan yang saya miliki. Ke depannya, saya berharap dapat mencapai posisi yang lebih strategis di perusahaan.” (DetikJateng, 2024)


10. Mengapa Kami Harus Menerima Kamu?

Pertanyaan ini memberi kesempatan untuk menunjukkan keunggulanmu dibanding kandidat lain.

Contoh Jawaban:

“Ada tiga alasan mengapa saya cocok untuk posisi ini. Pertama, saya memiliki kemampuan analisis yang kuat untuk mengidentifikasi tren industri. Kedua, saya sudah familiar dengan sistem keuangan yang diterapkan di perusahaan ini. Ketiga, saya terbiasa bekerja dalam lingkungan kerja multinasional.” (DetikJateng, 2024)


Penutup

Interview kerja bisa menjadi tantangan besar, terutama bagi fresh graduate yang baru pertama kali menjalaninya. Namun, dengan mempersiapkan jawaban atas pertanyaan umum seperti di atas, Anda bisa tampil lebih percaya diri dan meyakinkan HRD. Ingat, kunci sukses bukan hanya pada jawaban, tetapi juga sikap positif, bahasa tubuh, dan kemampuan berkomunikasi yang baik.

Dengan memahami contoh pertanyaan interview kerja dan jawabannya, peluangmu untuk lolos ke tahap selanjutnya tentu akan semakin besar. Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel seputar dunia kerja, pendidikan, dan karier hanya di Garap Media agar selalu mendapatkan informasi terbaru yang bermanfaat.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /