10 Bahaya Tidur Pagi yang Perlu Kamu Waspadai

Last Updated: 2 October 2025, 21:00

Bagikan:

10 bahaya tidur pagi yang perlu kamu waspadai
Foto: Canva / Aflo Images
Table of Contents

Tidur Pagi – Kebiasaan banyak orang akibat bekerja lembur, menonton, atau melakukan aktivitas malam hari lainnya. Meski tampak sepele, kebiasaan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan tubuh.

Tidur sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Kebutuhan tidur tiap orang berbeda-beda, tergantung usia, gaya hidup, dan kondisi kesehatan. Secara umum, orang dewasa memerlukan tidur sekitar 7 – 9 jam setiap hari agar tubuh tetap sehat, berenergi, dan optimal dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Bahaya Tidur Pagi bagi Kesehatan

Tidur di pagi hari akibat begadang semalaman membuat waktu tidur berkurang. Kebiasaan ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius. Berikut bahaya tidur pagi bagi tubuh:

1. Diabetes

Kurang tidur di malam hari bisa meningkatkan risiko terserang diabetes. Risiko yang sama juga bisa terjadi saat seseorang terlalu banyak tidur. Gangguan tidur dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, sehingga kadar gula darah cenderung meningkat pada orang yang tidurnya bermasalah (Alodokter, 2025).

2. Obesitas

Tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak bisa membuat berat badan meningkat. Studi menunjukkan orang yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibandingkan yang tidur 7 – 8 jam sehari. Kurang tidur membuat nafsu makan meningkat, sehingga orang cenderung makan lebih banyak (Alodokter, 2025).

3. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Sering tidur di pagi hari dan tidak cukup tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke. Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan peradangan dalam tubuh (Alodokter, 2025).

4. Mudah Lupa

Saat tidur, tubuh beristirahat dan memperbaiki jaringan-jaringannya, termasuk sel-sel otak. Kurang tidur menyebabkan jaringan otak kekurangan oksigen dan energi untuk memperbaiki diri, sehingga orang menjadi mudah lupa (Alodokter, 2025).

5. Sulit Berpikir dan Berkonsentrasi

Tidur yang cukup dan berkualitas membantu seseorang berpikir jernih, mudah mendapatkan ide, dan mampu memecahkan masalah. Sementara itu, orang yang sering tidur di pagi hari atau kurang tidur akan lebih sulit fokus dan memusatkan perhatian, sehingga kinerja dan produktivitas menurun (Alodokter, 2025).

6. Suasana Hati Mudah Berubah

Kurang tidur di malam hari dalam jangka panjang dapat menyebabkan perubahan mood bahkan depresi. Selain itu, bahayanya juga bisa membuat emosi seseorang menjadi kurang stabil akibat kelelahan (Alodokter, 2025).

7. Kanker

Orang yang sering tidur pagi karena bekerja shift atau melakukan aktivitas tertentu di malam hari memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker. Beberapa studi menyebutkan sebagian pasien kanker memiliki kebiasaan begadang atau tidur kurang dari 7 jam (Alodokter, 2025).

8. Kelelahan

Salah satu penyebab kelelahan akibat tidur pagi adalah kurangnya paparan sinar matahari. Sinar matahari merupakan sumber vitamin D alami. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kelelahan saat beraktivitas. Selain itu, kurangnya kualitas tidur juga memengaruhi hormon sehingga muncul rasa kantuk, lesu, dan lelah (HelloSehat, 2023).

9. Kesulitan Tidur

Terbiasa tidur saat matahari terbit dalam jangka panjang berisiko mengacaukan produksi hormon yang mengatur waktu biologis tubuh. Pergeseran tidur ini membuat seseorang rentan mengalami gangguan tidur, seperti insomnia. Studi dalam jurnal Sleep Science (2021) menyebutkan sekitar 32% pekerja shift malam mengalami insomnia atau rasa kantuk berlebihan saat beraktivitas (HelloSehat, 2023).

10. Pusing dan Sakit Kepala

Pola tidur yang tidak konsisten dapat memengaruhi sirkulasi darah di otak, menimbulkan gejala seperti pusing dan sakit kepala. Kurangnya kuantitas dan kualitas tidur juga dapat menyebabkan ketegangan otot yang memperburuk kondisi ini (HelloSehat, 2023).

Baca juga: Kenapa Bangun Tidur Kepala Pusing? Ini Penyebab dan Solusinya


Tips Tidur Pagi untuk Pekerja Shift Malam

Bagi pekerja shift malam seperti dokter, perawat, pengemudi, pegawai pabrik, atau pramuniaga toko 24 jam, beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Tetapkan jadwal tidur konsisten, tidur dan bangun di waktu sama setiap hari.
  • Terapkan pola tidur sehat (sleep hygiene), misalnya mandi air hangat, membaca buku, atau mendengarkan musik santai sebelum tidur.
  • Hindari perangkat elektronik sebelum tidur di pagi hari.
  • Ciptakan lingkungan tidur gelap, tenang, dan nyaman dengan penutup mata atau telinga.
  • Batasi konsumsi kafein dan makanan berat agar tidur lebih nyaman (HelloSehat, 2023).

Penutup

Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental. Dengan memahami bahaya tidur pagi, kita dapat lebih bijak mengatur pola tidur agar tubuh tetap sehat dan produktif.

Jangan lewatkan berita menarik lainnya di Garap Media tentang kesehatan, gaya hidup, dan produktivitas agar selalu mendapat informasi bermanfaat.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /